HARIANBANTEN.CO.ID – Seorang pemuda bernama Fahrul Abdilah (21) tewas setelah menjadi korban pengeroyokan brutal di Jalan Veteran, Kota Serang, Banten. Mirisnya, pelaku pengeroyokan diduga melibatkan dua anggota TNI AD dan beberapa warga sipil.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (15/4/2025) dini hari. Fahrul sempat dirawat di RSUD Banten akibat luka serius yang dideritanya. Namun, nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (18/4/2025).

Polres Serang Kota sudah menangkap dua warga sipil yang diduga ikut menganiaya Fahrul, yakni MS (24) dan JH (34). Sementara dua anggota TNI telah diserahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/4 Serang untuk proses lebih lanjut.

“Pelaku (dua anggota TNI) sudah di Pom semua,” ujar Paur Prod Penerangan Korem 064/Maulana Yusuf Serang, Letda Inf Laode Amiruddin, Sabtu (19/4/2025).

Kronologi: Cekcok di Jalan Berujung Maut

Kasatreskrim Polres Serang Kota Kompol Salahudin menjelaskan bahwa kejadian bermula dari kesalahpahaman di jalan raya. Saat itu, mobil rekan korban tengah melaju dari arah Pisang Mas menuju Jalan Veteran. Tiba-tiba, kendaraan pelaku membuntuti dari belakang dan terjadi perselisihan.

“Korban mencoba melerai pertengkaran, namun justru menjadi sasaran kekerasan,” ungkap Salahudin kepada wartawan.

Fahrul yang saat itu berada di lokasi bersama sembilan rekannya, berniat menenangkan situasi. Namun yang terjadi justru sebaliknya, ia dikeroyok secara membabi buta.

Beberapa rekan Fahrul sempat mencoba menghentikan aksi para pelaku, tapi mereka malah mendapat ancaman. Kini, kasus pengeroyokan ini ditangani gabungan oleh Polres Serang Kota dan Denpom Serang.

“Masih dalam pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi,” tambah Salahudin.

Penulis: Red | HarianBanten.co.id