HARIANBANTEN.CO.ID – Rotasi pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Cilegon segera diumumkan. Wali Kota Cilegon, Robinsar, menegaskan proses rotasi saat ini tinggal menunggu finalisasi sebelum dipublikasikan ke publik.

“Insya Allah akhir bulan ini semua clear. Semoga minggu depan diumumkan setelah finalisasi dengan pemerintah provinsi dan pusat,” kata Robinsar.

Hasil Asesmen Jadi Dasar Utama

Robinsar menjelaskan, rotasi eselon II ini sepenuhnya mengacu pada hasil seleksi Panitia Seleksi (Pansel), baik asesmen maupun wawancara. Selain itu, ia juga menambahkan pertimbangan dari pengamatannya selama enam hingga tujuh bulan masa kepemimpinannya.

“Yang pasti harus mau kerja, jangan hanya duduk. Pejabat harus turun ke masyarakat, memahami persoalan, lebih sensitif, serta menjalankan program,” tegasnya.

Tegas Tolak Isu Jual Beli Jabatan

Wali Kota juga menepis isu jual beli jabatan dalam rotasi kali ini. Ia memastikan seluruh proses berjalan terbuka melalui penilaian kinerja, asesmen, dan wawancara Pansel.

“Semua pejabat eselon II termasuk Sekda yang masih aktif hingga pensiun tahun depan mengikuti proses asesmen menyeluruh,” ujarnya.

Hanya untuk Eselon II

Robinsar menegaskan rotasi yang digelar saat ini hanya berlaku bagi pejabat eselon II. Namun, ia membuka peluang kejutan baru lewat mekanisme open bidding apabila ada jabatan yang kosong di kemudian hari.

Menurutnya, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib memiliki dasar nilai objektif sehingga keputusan rotasi tidak diambil sembarangan.

“Intinya semua harus berdasarkan penilaian yang jelas dan objektif,” pungkas Robinsar. (red)