Tuntut Kembalikan Marwah Ibu Kota, Ini Yang Akan Dilakukan Laskar Rakyat Jayakarta
HARIANBANTEN.CO.ID, JAKARTA – Masyarakat yang tergabung dalam Laskar Rakyat Jayakarta terus menuntut Pemerintah Pusat untuk mengembalikan marwah Ibu Kota Negara.
Panglima Komando Laskar Rakyat Jayakarta, Isbatullah Alibasja mengatakan, salah satu tuntutan untuk mengembalikan marwah Ibu Kota Negara yakni dengan merubah nama Jakarta menjadi Jayakarta.
“Ormas Laskar Rakyat Jayakarta berkomitmen untuk mengembalikan marwah Kota Jayakarta!. Kami menuntut Presiden dan Ketua DPR RI untuk merubah nama Jakarta menjadi Jayakarta,” kata Isbatullah melalui rilis tertulis kepada wartawan, Jumat (26/8/2022).
Selain tuntutan tersebut, Isbatullah juga menyampaikan, Laskar Rakyat Jayakarta berkomitmen untuk membebaskan Istana Kepresidenan dan Kementerian RI dari cengkraman oligarki yang diyakininya saat ini tengah mengatur kendali negara.
“Kami meyakini oligarki tersebut erat kaitannya dengan kepentingan Singapura, mengingat Singapura adalah negara kreditor nomor satu Indonesia. Singapura didirikan oleh Inggris dan Sekutu, Singapura adalah “Israel” nya Asia Tenggara, pusat kapitalisme Asia Tenggara yang menghisap perekonomian Indonesia. Ratakan Singapura,” tegasnya.
Masih menurut Isbatullah, Indonesia sebagai salah satu negara republik yang kuat di dunia, kini harus menjadi negara republik pesakitan lantaran banyaknya kepentingan asing yang menumpangi pemerintahan.
“Republik yang hebat kini menjadi Republik yang pesakitan!. The Sick Men In Asia!. Kita harus bangkit dan berjuang membebaskan Jakarta dari cengkraman kepentingan asing dan aseng,” ujarnya.
Untuk itu, Isbatullah dengan tegas mengatakan, dirinya bersama Laskar Rakyat Jayakarta akan terus berjuang dan berkorban demi mengembalikan marwah Ibu Kota Negara.
“Sebagai anak-anak dan cucu-cucu dari pada Pangeran Tubagus Angke, penguasa pertama Kota Jayakarta, kami siap mengorbankan nyawa, membanting tulang, memeras keringat dan otak, dan kami siap mati berkalang tanah demi perjuangan dan cita-cita yang mulia,” pungkasnya. (HB/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.