Cilegon – Ratna Simanjuntak (50), bos sembako yang tewas dalam ruko di Kompleks PCI, Cilegon mengalami luka di bagian leher dan perut. Polisi kini masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

“Jenazah korban dibawa ke RSUD Serang untuk diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya seperti apa termasuk rekan-rekan penyidik juga masih menggali latar belakang,” kata Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso kepada wartawan, Rabu (28/8/2019).

Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban apakah dari luka di bagian leher atau perut. Penyidik masih menggali keterangan para saksi dan mengumpulkan alat bukti termasuk tekaman cctv.

Baca Juga : Ibu di PCI Ditemukan Bersimbah Darah Dengan Pisau Tergeletak Disamping Tubuhnya

“Nanti kita sampaikan kronoligis dan penyebab kematian. Dugaan kita belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban,” ujarnya

Hingga saat ini, beberapa alat bukti sudah dikantongi polisi di antaranya pisau, baju korban, dan rekaman CCTV.

“Ada pisau kemudian baju, pokoknya yang ada darahnya sekitar korban itu sebagai alat bukti,” kata Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Zamrul Aini.

Sebelumnya, Ratna ditemukan terkapar bersimbah darah oleh anaknya sendiri pada Selasa (27/8) sekitar pukul 09.15 WIB. Jenazah korban langsung dibawa ke RS Drajat Prawiranegara, Serang untuk keperluan autopsi. (Detik)