Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Lesung
PANDEGLANG – Satu orang anak buah kapal KM. Bintang Sumber Jaya Mulya, Yana (26) warga Desa Karangsong Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu, Minggu (4/10/2020) pukul 22 malam. diduga tenggelam dan belum ditemukan hingga saat ini.
Berdasarkan laporan Muslik, telah terjadi orang jatuh ke laut dari atas Kapal nelayan KM. Bintang Sumber Jaya Mulya di Perairan Tanjung Lesung dengan titik koordinat 6° 25 000 LS, 105° 40. 600 BT yang bernama Yana (ABK) sedang memasang bubu, lalu kaki Yana terlilit tali bubu, kemudian lompat ke laut lalu nahkoda beserta ABK kapal yang lain menolong dengan cara memotong tali bubu tersebut, setelah tali bubu tersebut di potong oleh crew kapal, Yana mengapung di laut dan nahkoda mencoba untuk menyelamatkan Yana dengan cara mendekati menggunakan kapal Nelayan KM. Bintang Sumber Jaya Mulya, namun setelah Kapal mendekat ternyata Yana sudah tidak terlihat atau hilang.
Salah seorang saksi, Ramon mengatakan, saat melakukan pencarian dan tidak menemukan petunjuk kemudian melaporkan kepada Satpolair Polres Pandeglang, pihaknya tidak melakukan pencarian lebih lanjut karena cuaca yang tidak mendukung.
“Kapal Nelayan KM. Bintang Sumber Jaya Mulya melakukan pencarian di tempat Sdr. Yana terjatuh sampai jam 17.00 sore, setelah di pastikan Sdr. Yana tidak ditemukan kapal berlabuh di Perairan Tanjung Lesung karena cuaca buruk, lalu Nahkoda menghubungi Sdr. Muslik untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Satpolair Polres Pandeglang,” katanya, Senin (5/10/2020).
Ia mengatakan, pihaknya meminta kepada siapapun yang menemukan nelayan yang hilang tersebut untuk segera berkoordinasi dengan petugas dan rekanan ABK KM. Bintang Sumber Jaya Mulya.
“Untuk ciri-ciri korban itu, berjenis kelamin laki laki, memakai baju warna ungu kuning celana training hitam coklat,” katanya.
Kasatpolair Polres Pandeglang, AKP. Dwi Hary Bagyo membenarkan adanya nelayan yang hilang, pihaknya membantu para nelayanan untuk melakukan proses pencarian bersama dengan tim dari Basarnas.
“Betul, berdasarkan LAGPA / 10 /X/2020/Satpolair, pada hari Minggu, 04 Oktober 2020 Sekira 13.00 WIB terdapat satu orang nelayan yang hilang dan belum ditemukan diduga tenggelam, untuk langkahnya kami menerima laporan, memeriksa saksi- saksi , melaporkan kepada pimpinan dan membuat Lapga,” katanya. (De/red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.