PANDEGLANG – Anggota komisi I DPR RI dapil Pandeglang – Lebak, Rizki Aulia Rahman Natakusumah menggelar sosialisasi empat pilar di Aula Hotel S’Rizki Pandeglang, Senin (25/11/2019).

Rizki mengatakan, empat pilar itu tidak perlu lagi diajarkan kepada para kader partai Demokrat, sebab dirinya meyakini bahwa perilaku keseharian kader partai Demokrat sudah melekat.

“Dari lima sila itu kalau kita peras ada satu nilai, kalau kata bung Karno itu nilai kasih sayang, kalau masih ada alhamdulillah, kalau misalkan kita peras lagi, itu ada nilai rasa kekeluargaan, kemudian kalau kita peras lagi, itu ada nilai gotong royong,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pada era revolusi 4.0 ini, jenjang pendidikan Pancasila harus tertanam dalam kurikulum pembelajaran sekolah, agar meskipun sudah era globalisasi dan era digital, Pancasila harus tetap tertanam.

“Bila perlu pendidikan Pancasila ini bisa dimasukan ke dalam kurikulum ya, saya yakin ada solusinya untuk menanamkan nilai Pancasila dan gotong royong meskipun era digital ini. Dengan cara, mengajak bersilaturahmi dan terus menanamkan rasa kasih sayang sesama masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat, Yoyon Sujana mengatakan, dirinya merasa terkesan dengan adanya keterlibatan Partai Demokrat dalam reses DPR RI, sebab selama dia memimpin DPC Partai Pandeglang belum pernah dilibatkan.

“Khusus agenda bapak Riski, ini bukan menguji beliau, tapi ini merupakan sejarah sejak saya mimpin DPC dari 2006, baru hari ini Demokrat dalam reses DPR RI itu dilibatkan,” kata Yoyon.

Ia berharap, dengan kehadiran sosok muda yang ada di DPR RI tersebut, pihaknya menginginkan untuk terus melihat dan mendengar aspirasi yang disampaikan oleh kader partai yang ada di Kabupaten Pandeglang.

“Mudah-mudahan beliau berkenan lagi, menjenguk dan mengakomodir aspirasi rakyat dalam kapasitas relawan pendukung partai Demokrat,” ujarnya. (De/Red)