Bentuk Kepedulian Mahasiswa KKM STIT Al-Khairiyah Bantu Dirikan Taman Baca dan Launching PAUD
Cilegon – Bentuk kepedulian terhadap pendidikan tidak henti-hentinya digemborkan oleh pihak-pihak penggiat pendidikan. Tak ayal membuat mahasiswa-mahasiswa KKM yang berasal dari STIT Al-Khairiyah Cilegon, mencetuskan program unggulan yaitu launching Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan masyarakat (Dikmas), bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon dan PT. Krakatau Posco membantu permasalahan pendidikan di Lingkungan Kedurung, Kecamatan Purwakarta. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Kelompok II KKM STIT Al-Khairiyah Ma’ruf, Rabu (5/9/2018).
“Kami berinisiatif atas dasar kepedulian kami terhadap pendidikan di Kota Cilegon, kami sangat ingin membantu masyarakat disini agar bisa merasakan pendidikan yang layak, bahkan mulai dari usia dini. Alhamdulillah kami bisa bekerjasama dengan pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kota Cilegon sebagai penyelenggara program pendirian PAUD, dan diberi bantuan oleh PT Krakatau Posco berupa buku-buku juga mendirikan taman baca di Lingkungan Kedurung,” ujarnya.
Ma’ruf mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh kelompok KKM tersebut adalah upaya untuk memecahkan permasalahan pendidikan di lingkungan itu, agar tidak tertinggal dengan masyarakat lainnya. Adanya ketertinggalan di wilayah tersebut dikarenakan akses jalan yang cukup ekstrim, harus mendaki gunung juga susahnya transportasi. Bahkan sekarang sudah terdapat ojek motor, namun karena jalanan yang ekstrim mengurungkan niat orangtua untuk menyekolahkan anaknya dijenjang pendidikan anak usia dini.
Ia juga mengucapakan rasa terimakasih atas pihak-pihak terkait yang sudah saling membantu satu sama lain, hingga kelompok II KKM STIT Cilegon mendapat pujian dari pihak Dinas Pendidikan Kota Cilegon atas kerja cerdas dan kerja cepat yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa tersebut.
“Alhamdulillah kami diberikan pujian, kami akan jadikan itu semua sebagai motivasi. Bahwa upaya yang kami lakukan untuk masyarakat disambut baik oleh masyarakatnya sendiri dan juga dari pihak-pihak terkait,” katanya.
Kepala Bidang P2PNF Ahmad Najid menambakan dari kerjasama yang baik tersebut, pendirian PAUD yang didirikan di Lingkungan Kedurung akhirnya sudah mulai berjalan. Walaupun sistem pembelajaran dan penyelenggaraanya dengan PAUD Cerdas Ceria, yang berada di Lingkungan Gempol Wetan, Kelurahan Pabean secara filial.
“Jadi murid-muridnya tetap belajar disini, di musholanya, gurunya nanti yang datang kesini. Namun, penyelenggaranya dibawah PAUD Cerdas Ceria yang ada di Gempol Wetan, Kelurahan Pabean. Kita buat secara filial. Karena kita kerja cepat dan kerja cerdas, kita dahulukan dulu kebutuhan-kebutuhan anak-anak disini untuk mengenyam bangku PAUD. Kalau kita nunggu ngurus ini itu lama, jadi kita carikan solusinya ini, nanti selanjutnya kita akan rekrut guru-gurunya dari warga sini juga,” tuturnya.
Lurah Pabean Hidayatullah pun mengaku akan terus membantu pendidikan di Lingkungan Kedurung secara maksimal, “Mudah-mudahan dari launching ini, anak-anak usia dini bisa belajar dengan baik. Saya akan membantu pendidikan di Kedurung ini secara maksimal, dari pribadi ataupun pemerintahan,” tutupnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.