Bawaslu RI Minta ASN Tak Terlibat Politik Praktis
PANDEGLANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang untuk tidak terlibat politik praktis pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember 2020 mendatang.
Pesan ini disampaikan Anggota Bawaslu RI Muhammad Afifuddin usai meresmikan posko pengaduan netralitas ASN di kantor Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Selasa (21/7/2020).
Afifi meminta Bawaslu Pandeglang untuk melakukan pengawasan agar para calon Pilkada tidak mengerahkan ASN. Terutama untuk bakal pasangan calon petahana.
“Petahana dengan penantang atau calon lain kita awasi sama. Pada intinya memang adanya petahana potensi untuk mobilisasi ASN dan lainnya lebih tinggi. Tapi yang namanya mobilisasi tidak hanya bisa dilakukan oleh petahana, bisa jadi ada kekuatan calon lain diluar petahana yang bisa mendorong mobilisasi di jajaran ASN,” kata Afifi.
Menurutnya, netralitas ASN di Pilkada Pandeglang menjadi perhatian serius Bawaslu. Saat ini sudah ada beberapa ASN yang mendapatkan teguran dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Memang data kita menunjukkan soal netralitas ASN menjadi kerawanan paling utama dalam Pilkada. Dan Pandeglang menjadi salah satu yang kita pantau betul, karena sudah 32 laporan dan baru ada 2 rekomendasi dari KASN. Apa isinya saya tidak tahu. Coba tanyakan saja ke Pemkab Pandeglang,” terangnya.
Dikatakannya, Bawaslu akan lebih ketat mengawasi dan menindak ASN yang terbukti melanggar di Pilkada. “Netralitas ASN pengawasannya di kita. Namun yang memberikan hukuman itu di KASN. Ada jalurnya masing-masing. Memang penanganan pengawasan ada di kita, tapi untuk tindakannya ada di KASN. Seperti politik uang kan itu nanti yang menangani kepolisian dan kejaksaan,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang Ade Mulyadi mengimbau, ASN agar tidak ikut berkampanye maupun terlibat sebagai tim sukses dalam memenangkan salah satu bakal pasangan calon Pilkada. Sebab, ASN sudah diatur dalam undang-undang untuk netral.
“Kami berharap semua ASN bisa menjaga netralitas di Pilkada, kita tidak ingin ada ASN yang terlibat mendukung pasangan calon,” harap Ade. (de/red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.