Rumah Peradaban Banten Tingkatkan Mutu Tenaga Pendidik HIMPAUDI
CILEGON – Rumah Peradaban Banten (RPB) bersama PT. Krakatau Posco (KP) atau PT. Krakatau Posco Sosial Enterprise (KPSE) Menggelar Pelatihan Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI). Rabu (24/10/2018) kegiatan tersebut berlangsung di Saung Peradaban Banten, Kampung Kubang Welut.
Acara tersebut dilaksanakan selama dua hari gelombang pertama hari ini Rabu, (24/10/2018) dan Gelombang ke dua hari Jum’at, (26/10/2018). yang di ikuti 150 guru PAUD se Kecamatan Ciwandan dan Citangkil yang di berikan pelatihan.
Dalam sambutannya Presiden Direktur PT.KPSE Dewi Handayani mengatakan, bahwa para guru PAUD merupakan pendidik pertama diluar rumah bagi anak-anak, sehingga memiliki peranan penting bagi perkembangan anak.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian RPB dan KP/KPSE terhadap dunia pendidikan. Terlebih pendidikan anak usia dini yang memang memiliki penanganannya secara khusus,” katanya.
Lebih lanjut Dewi, yang juga psikolog ini menjelaskan, bahwa cara mendidik anak memiliki tingkat kesulitannya sendiri.
“Anak-anak harus diajarkan dengan cara yang tepat dalam menanganinya, agar anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Dalam rangka itulah saya tertarik dengan program yang di ajukan oleh HIMPAUDI melalui RPB,” ungkapnya.
“KP/KPSE sendiri sebenernya ini bukan kali pertama membuat acara bersama-sama dengan RPB dan HIMPAUDI. Kita kerap mensingkronkan banyak program yang konsen di pengembangan SDM lokal,” terangnya.
Baca Juga : RPB Bersama HIMPAUDI Kecamatan Ciwandan Gelar Bedah Administrasi Lembaga PAUD
Sementara itu ketua HIMPAUDI Kota Cilegon Eti Kurniawati, dalam sambutannya ia mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu HIMPAUDI.
“Terlebih kepada KP/KPSE dan RPB yang sudah memfasilitas seluruh kegiatan tersebut, berharap bantuan kerjasama antara industri dan HIMPAUDI kedepan bisa lebih baik, sehingga dapat meningkatkan jangkauannya hingga ke kecamatan lainnya di kota Cilegon,” ungkap Eti.
Selain itu Huluful Fahmi Founder RPB yang juga menahkodai Cilegon Corporate Social Reseponsibility Kota Cilegon (CCSR) yang baru, turut hadir untuk menyaksikan kegiatan tersebut. Dalam wawancara singkatnya mengatakan bahwa sebenernya kegiatan semacam ini sudah sering ia lakukan. Mensingkronkan kegiatan yang ada di masyarakat, kemudian disinergikan dengan tanggungjawab sosial nya industri.
“Dalam konteks kelembagaan CCSR, memang, saya baru menerima SK sekitar akhir September lalu. Dan baru akan dilantik rencanya awal November mendatang. Namun untuk memaksimalkan kerja-kerja CCSR secara kelembagaan saya ingin program-program kegaiatan yang mungkin bisa dilakukan dapat direalisasikan” ujar Fahmi.
“Seperti kegiatan siang ini, saya memediasi antara kegiatan HIMPAUDI dengan KP/KPSE. Paling tidak dalam proses persiapan, pembenahan serta peralihan dari pengurus CCSR yang lama ke yang baru, sebelum dilantik dan melaksanakan rapat kerja, ada yang sudah dilakukan oleh CCSR. Dalam bulan oktober ini saja, CCSR sudah menjalankan dua kegiatan bersama KP/KPSE, pertama program bimbel gratis, dan kedua palatihan guru PAUD,” tutupnya. (Zal/Red)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.