CILEGON – Mahasiwa Pecinta Alam STIE Al-Khairiyah (Mapalaska), Citangkil, Cilegon periode 2018-2019, menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke IX mengenai kepecintaalaman bagi calon anggota muda Mapalaska.

Kegiatan tersebut mengangkat tema membangun generasi muda yang berani, beretika, berjiwa sosial, serta menjaga dan melestarikan alam, diharapkan para peserta mampu menjadi anggota muda Mapalska yang bertanggungjawab terhadap kelestarian alam dan mampu menyampaikannya kepada masyarakat demi terciptanya masyarakat yang sadar lingkungan.

“Kegiatan Diklatsar ke IX diikuti oleh 9 orang peserta, yang terdiri dari 3 laki-laki dan 6 orang perempuan,” ungkap Ketua Pelaksana Diklatsar ke-IX Mapalaska, Umam (Langet) saat menyampaikan laporan kegiatan.

Umam menambahkan, kegiatan yang berlokasi di Kampung Pasir Kadu Muringis, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, dilaksanakan selama 4 hari sejak tanggal 14 Desember hingga 17 Desember 2018.

“Adapun kegiatan diisi dengan pembekalan materi seputar kegiatan kepecintaalaman dan lingkungan, dan juga simulasi atau praktek dari setiap materi yang disampaikan. Adapun materi yang disampaikan diantaranya, Survival, Mountaineering, Rock Climbing, Navigasi Darat, Konservasi Alam, dan SAR,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Mapalska periode 2018-2019 Krismoneti (Jangkar) mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah lulus dalam mengikuti kegiatan Diklatsar ke IX Mapalaska.

“Alhamdulillah, kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Meski ada beberapa kendala, namun semua bisa kita lalui bersama, dan semua kembali dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Selain bersumber dari dana organisasi yang digalang lewat sumbangan para alumni, lanjut Krismoneti, kegiatan juga di dukung oleh beberapa industri yang ada di Kota Cilegon seperti PT KNSS, PT Wastec, dan Klinik Tazkiya.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu dalam kegiatan ini. Meski belum maksimal, kedepan kami berharap dukungan dari industri atau instansi eksternal lainnya bisa lebih banyak lagi. Dari internal sendiri (kampus), sejauh ini hanya sebatas mendukung secara moril, tanpa adanya dukungan dari segi materi atau pendanaan terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Mapalaska. Kami berharap, kedepan pihak kampus bisa memberikan bantuan yang lebih maksimal, dan tidak memandang sebelah mata kegiatan dari adik-adik kami di Mapalaska,” ucap salah satu Pendiri Mapalaska, Idris Cungir yang hadir pada kegiatan penutupan Diklatsar ke IX Mapalaska, Senin (17/12/2018) di halaman sekretariat Mapalaska. (Zal/Red)