Bupati Serang Ratu Zakiyah Tulis Sejarah, Jadi Kepala Daerah Pertama Kunjungi Pulo Panjang
HARIANBANTEN.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menorehkan sejarah baru. Ia menjadi kepala daerah pertama yang menginjakkan kaki di Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang.
Ratu Zakiyah datang bersama Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, menyeberangi laut sekitar 30 menit menggunakan kapal milik Lanal Banten. Rombongan tiba di Dermaga Pulo Panjang sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (9/10/2025).
Dengan pakaian dinas putih dan celana hitam dipadu kerudung bermotif bunga, kedatangan Ratu Zakiyah disambut Camat Pulo Ampel Samsuri, Kades Pulo Panjang Ratu Bulkis, serta para pelajar SD dan SMP yang menampilkan tarian penyambutan.
Turut mendampingi, Wakil Ketua DPRD Serang Maksum, anggota DPRD Najib Hanafi, Asda II Febrianto, Asda III Ida Nuraida, serta sejumlah pejabat Pemkab Serang lainnya dan perwakilan Bank BJB Cabang Banten.
Desa Bersih, Bupati Serang Kagum
Kunjungan Ratu Zakiyah ke Pulo Panjang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang. Dalam kegiatan tersebut, Pemkab menggelar pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, khitanan massal, serta pelayanan administrasi kependudukan gratis.
Usai menyerahkan sembako, Ratu Zakiyah berkeliling desa menggunakan mobil bak terbuka. Ia mengaku kagum melihat lingkungan Pulo Panjang yang bersih dan tertata rapi.
“Saya apresiasi Bu Kades, ternyata luar biasa. Tadi saya tanya, ini bersih karena bupati mau datang atau memang begini setiap hari, ternyata memang begini,” ujar Ratu Zakiyah.
Menurutnya, pola hidup bersih yang dijalankan warga perlu dipertahankan dan dijadikan contoh bagi desa lain.
“Ini kebiasaan yang bagus dan harus dipertahankan. Desa Pulo Panjang bisa jadi percontohan desa bersih di Kabupaten Serang,” katanya.
Bupati Serang Salurkan Bantuan dan Rencana Tambah Tenaga Medis
Selain kegiatan sosial, Bupati Ratu Zakiyah juga menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) sebanyak lima unit. Dua unit berasal dari CSR PT Wilmar, satu unit dari Baznas, dan dua unit dari CSR Bank BJB.
“Semoga bermanfaat bagi warga. Ini semua dari rakyat untuk rakyat,” ucapnya.
Ratu Zakiyah juga menanggapi aspirasi warga terkait kebutuhan tenaga medis yang siaga di Poskesdes Pulo Panjang.
“Ini jadi perhatian kami. Karena warganya banyak, semoga ke depan bisa kita tindaklanjuti agar ada tenaga medis yang standby di sini,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi geografis yang jauh dari daratan membuat pelayanan kesehatan di Pulo Panjang perlu diperkuat.
“Pernah ada warga yang sakit dan tidak tertolong karena terlambat dibawa ke darat. Ini akan segera kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan,” tegasnya.
Dorong Investasi Wisata
Dalam kesempatan itu, Ratu Zakiyah juga membuka peluang bagi investor untuk mengembangkan potensi wisata di Pulo Panjang yang belum tergarap maksimal.
“Nanti akan kita carikan calon investor untuk menanamkan modal di sini. Bisa menjadi sumber PAD desa juga,” ujarnya.
Ia berharap langkah tersebut bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kades Bulkis: Ini Sejarah Bagi Kami
Kades Pulo Panjang, Ratu Bulkis, mengaku terharu dengan kunjungan bupati yang disebutnya sebagai momen bersejarah bagi masyarakat setempat.
“Ini sejarah bagi kami. Ibu bupati pertama yang datang ke sini. Kami sangat bahagia dan bangga,” ucap Bulkis.
Desa Pulo Panjang sendiri dihuni sekitar 1.100 jiwa yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peningkatan pelayanan dan pembangunan di pulau tersebut. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.