TKW Asal Cilegon 3 Tahun 8 Bulan Tak Digaji di Saudi, Minta Bantuan Wali Kota dan Presiden
HARIANBANTEN.CO.ID – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kota Cilegon, Banten, bernama Ade Diyah, yang mengaku tidak digaji selama tiga tahun delapan bulan oleh majikannya di Arab Saudi.
Dalam video berdurasi lebih dari tiga menit itu, ia memohon bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wali Kota Cilegon Robinsar agar bisa segera dipulangkan ke Indonesia.
“Saya sudah tiga tahun delapan bulan kerja di Saudi, Pak. Majikan saya nggak bayar gaji saya selama dua tahun,” ujar Ade Diyah dalam video yang beredar, Jumat (31/10/2025).
Ade Diyah yang diketahui berasal dari Tegal Cabe, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mengaku sudah tidak sanggup menahan kondisi pekerjaannya. Ia menyebut bekerja hampir 24 jam tanpa istirahat, namun tidak mendapat bayaran dari majikannya.
“Kerjaan saya banyak, Pak. Sakit juga saya kerja terus. Kalau kerja capek tapi ada uangnya nggak apa-apa, ini nggak ada uangnya,” ucapnya lirih.
Dalam video itu, Ade Diyah beberapa kali menyebut nama pejabat yang dimintanya untuk turun tangan, mulai dari Presiden Prabowo, Wali Kota Cilegon Robinsar, hingga Kapolda Banten dan Kapolres Cilegon. Ia berharap pemerintah bisa membantu memulangkannya ke Tanah Air.
“Pak Presiden Prabowo, Pak Wali Kota Cilegon Robinsar, Pak Polres, tolong pulangkan saya ke Indonesia. Saya sudah tiga tahun delapan bulan kerja, nggak digaji,” katanya dengan suara bergetar.
Ade Diyah juga mengaku sudah berulang kali meminta gajinya, namun tak pernah diberikan oleh majikannya. Ia bahkan menyebut tidak diperbolehkan pulang meski sudah lama bekerja di sana.
“Saya minta gajian nggak dikasih, dua tahun gajian saya nggak dibayar. Tolong saya, Pak Presiden, Pak Wali Kota, Pak Robinsar,” ungkapnya.
Video pengakuan Ade Diyah itu menuai banyak simpati dari warganet. Tak sedikit yang berharap pemerintah segera turun tangan membantu memulangkan dan menuntaskan hak-hak TKW tersebut. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.