Atap Pasar Kranggot Bocor, Lapak Pedagang Tergenang Air
HARIANBANTEN.CO.ID – Setelah dihantam hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (18/1/2023) malam hingga Jumat (19/1/2024), atap Pasar Kranggot Kota Cilegon bocor yang menyebabkan air masuk ke lapak para pedagang.
Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, atap Pasar Kranggot mengalami bocor setiap kali hujan. Hal itu dikarenakan terdapat beberapa titik pada atap sudah bolong.
Selain itu, talang atap pasar pun mengalami kebocoran sehingga derasnya air yang mengalir melalui talang tidak tersalurkan dengan sempurna.
Dari video yang beredar melalui pesan elektronik wartawan di Kota Cilegon, air hujan yang seharusnya mengalir normal malah masuk ke lapak para pedagang di Pasar Kranggot.
Beberapa petugas terlihat melakukan pengecekan terhadap titik yang bocor dari mulai atap hingga talang. Tidak hanya itu, beberapa titik pasar pun tergenang air hujan yang masuk ke kios pedagang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Erik Airlangga, menyesalkan adanya kebocoran yang terjadi di Pasar Kranggot.
Menurutnya, hal itu sudah menjadi masalah klasik yang seharusnya bisa diselesaikan agar tidak terjadi lagi.
Pihaknya juga mengaku sudah beberapa kali memasukkan anggaran untuk perbaikan atap Pasar Kranggot namun dicoret.
“Kita sudah ingatkan berkali-kali dari Kepala Dinas sebelumnya, saat ini ganti Kepala Dinas. Kita minta agar konsen terkait penanganan pasar itu sudah masalah klasik pasar itu,” kata Erik.
Bahkan dalam rapat dengar pendapat (RDP) kemarin, Erik sudah menyampaikan agar Dinas terkait diberikan anggaran untuk melakukan perbaikan atap.
“Kemarin juga sudah disampaikan, bahwa anggaran waktu itu ada biaya tapi sama Bappeda malah di coret,” jelasnya.
Erik menilai, bahwa atap Pasar Kranggot sudah sangat urgen dan harus dilakukan perbaikan dan segera dianggarkan pada perubahan.
“Seharusnya Bappeda juga bisa melihat, kalau memang itu urgen dan dibutuhkan yasudah sih dikasih saja berapa kek, lebih baik sekaligus saja selesaikan tinggal dibereskan saja,” ujarnya
“Ia kalau syukur-syukur diperubahan bisa dianggarin ya tinggal dianggarin saja. Itu Bappedanya nyoret maning Bae, kita sudah dorong beberapa kali kepada bapeda,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustriaan dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon Andriyanti sudah melakukan pengecekan terhadap pasar yang mengalami bocor dan menginventarisir seluruh yang rusak.
“Tadi sudah diinventarisir kerusakan-kerusakannya untuk kami sampaikan ke pimpinan dan mohon dukungan untuk penganggarannya,” kata Andriyanti.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan kepada DPRD Kota Cilegon terkait kondisi Pasar Kranggot yang sedang membutuhkan perbaikan serius.
“Sudah kami sampaikan kemarin kepada Dewan, semoga bisa terealisasi secepatnya,” pungkasnya. (Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.