PANDEGLANG – Polsek Pandeglang menggiring para remaja yang sedang berkumpul di Stadion Badak Badak yang hendak melakukan balapan liar, Kamis (26/3/2020).

Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona dari kerumunan banyak orang, sebab kerumunan tersebut merupakan mempercepat penyebaran virus corona.

Kapolsek Pandeglang, Kompol Doharon menuturkan, pihaknya berhasil membubarkan kerumunan remaja yang hendak melakukan balapan liar di stadion badak, menurutnya dengan membubarkan kerumunan tersebut akan mengurangi penyebaran virus corona.

“Untuk rajia ini kita lakukan untuk pencegahan covid 19, makanya kita membubarkan kumpulan orang, yang kami bubarkan ini para remaja yang sedang berkumpul di stadion badak dalam rangka balap liar,” katanya.

Ia mengatakan, setelah dilakukan pembubaran, pihaknya mengamankan sejumlah remaja yang hendak melakukan balapan liar, selain itu juga diberikan edukasi dan memberikan sanksi kepada para remaja yang melanggar lalu lintas.

“Kita berikan edukasi, selain itu akan kita berikan sanksi tilang sesuai dengan pelanggaran masing-masing, kami sudah sering kita lakukan, bahkan dari pihak orang tua mereka juga kita panggil, supaya tahu bahwa anaknya ikut balap liar,” ucapnya.

Sementara itu, Salah seorang dari orang tua remaja yang diamankan Polsek, Satibi mengatakan, dirinya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga para remaja yang bandel tersebut bisa diberikan edukasi.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak polisi yang melaksanakan tugasnya dengan baik, itu mendidik anak saya terbaik sekali, saya ini sudah nyerah mendidik anak saya,”  katanya.

Dia mengatakan, dirinya datang ke Polsek Pandeglang setelah mendapatkan informasi dari anaknya tersebut, bahwa anaknya sedang berada di Polsek Pandeglang, dia memastikan anaknya tersebut tidak mendapatkan izin untuk keluar rumah.

“Saya dihubungi oleh anak saya, makanya saya kesini, bersyukurlah dengan adanya tugas kepolisian tersebut, anak saya keluarnya tidak ijin sama saya jelas, karena saya pasti tidak mengijinkan, apalagi saat ini sedang korona, kuncinya itu dia bongkar di rumah supaya bodong, semua kendaraan saya bersurat-surat tidak ada yang bodong,” ucapnya. (De/Red)