HARIANBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon tengah mematangkan rencana pembangunan pelabuhan baru di kawasan Warnasari. Lahan seluas 45 hektare telah disiapkan untuk mewujudkan pelabuhan yang digadang-gadang menjadi cita-cita para pendiri Kota Cilegon.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengungkapkan hal tersebut saat membuka Diklat Pandu Tingkat II yang digelar Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta di Aula Setda II Cilegon, Senin (19/5/2025).

“Kami punya lahan 45 hektare di Warnasari yang akan dijadikan pelabuhan. Ini adalah mimpi besar para pendiri Kota Cilegon, agar Cilegon bisa mandiri secara maritim,” kata Robinsar dalam sambutannya.

Ia menyebut, meski saat ini garis pantai Cilegon didominasi kawasan industri, potensi kemaritiman tetap terbuka lebar. Robinsar berharap rencana pembangunan pelabuhan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

“Saya mohon doa restu agar pelabuhan ini bisa segera terwujud. Harapanya, ke depan mungkin pelabuhan bisa berskala nasional bahkan internasional,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Robinsar juga menegaskan pentingnya peran pandu dalam dunia pelayaran. Ia mengapresiasi kehadiran STIP Jakarta yang menggelar pelatihan di Cilegon dan menyebut profesi pandu sebagai garda terdepan keselamatan pelayaran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap SDM maritim, Pemkot Cilegon disebut telah menyiapkan program beasiswa untuk pemuda Cilegon yang ingin menempuh pendidikan di STIP Jakarta.

Penulis: Asep Tolet | Harianbanten.co.id