HARIANBANTEN.CO.ID – Dalam konferensi pers yang di gelar di Jakarta, Rabu, (27/3/2024), Dirut PT Jasa Raharja Rivan A Purwantono mengatakan, Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau Jalan Aat Rusli, merupakan lokasi yang rawan kecelakaan.

Karena pada jalan-jalan biasa saja (selain momentum mudik), kata Rivan, hampir tiga jam sekali di JLS terjadi kecelakaan terutama untuk sepeda motor.

Jalan ini, lanjutnya, bahkan tidak direkomendasikan untuk dilintasi oleh pemudik, khususnya kendaraan roda dua.

Pantaun di lokasi, JLS dipenuhi ceceran pasir. Dimana ceceran tersebut dinilai bisa membahayakan pengendara sepeda motor karena berhamburan menjadi debu tebal yang mengganggu pandangan pengendara saat kondisi jalan kering dan menjadi licin saat kondisinya disiram hujan atau basah.

Selain debu dan ceceran pasir, jalan sepanjang 15,8 kilometer yang membelah empat kecamatan di Kota Cilegon ini masih ditemukan, jalan yang berlubang.

Padahal jalur ini nantinya, akan kembali digunakan oleh para pemudik tujuan Pulau Sumatera yang menyeberang melalui Pelabuhan PT Pelindo Ciwandan.

Salah seorang pengendara, Ardi mengatakan, ia pernah terjatuh saat melintas di JLS karena kendaraan yang dia bawa saat itu kehilangan kendali ketika menginjak gundukan pasir pada malam hari saat PJU di lokasi ini dalam keadaan mati.

“Dulu memang saya pernah jatuh juga, pulang kerja tengah malam. Iya itu ban motor kayak langsung slip gitu pas nginjak ceceran pasir,” kata Ardi, ditemui wartawan di sekitar JLS, Sabtu 29 Maret 2024.

Ia juga menyampaikan, sebelum ramai informasi mudik, kondisi lampu PJU di JLS juga tampak padam dibeberapa titik.

Berbagai masalah pun, masih kata Ardi, kerap terjadi di lokasi tersebut seperti jalan rusak, banjir, hingga truk pengangkut pasir basah maupun truk pengangkut pasir tanpa penutup.

“Tentunya, sebagai pengguna jalan yang hampir setiap hari melintas di lokasi ini saya berharap, pemerintah daerah mampu memperbaiki dan membersihkan JLS dari ceceran pasir guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan terutama roda dua. Mumpung nih mau musim mudik, tuh mau enggak bersihin jalannya dari ceceran pasir biar pemudik yang mau ke Pelabuhan Pelindo aman,” ucapnya. (Red)