HARIANBANTEN.CO.ID – Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cilegon, Diana Wahyu Widiyanti, resmi meninggalkan jabatannya. Dalam acara pisah sambut, Diana mengungkapkan rasa haru dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kinerjanya selama bertugas di Kota Cilegon.

“Kami mohon maaf lahir batin kepada seluruh stakeholder jika selama kami menjabat di Cilegon ada kesalahan,” ujar Diana, Senin, (28/7/2025) malam.

Diana menyampaikan, kesan mendalam selama bertugas di Cilegon tak lepas dari hubungan kekeluargaan yang kuat antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat.

“Kalau bukan karena sikap kekeluargaan, terutama dengan seluruh unsur Forkopimda, tiada kesan selama kami menjabat di Cilegon,” lanjutnya.

Ia mengaku berat meninggalkan kota yang telah memberinya banyak kenangan. Apalagi, selama ini ia merasa sudah begitu dekat dengan masyarakat.

“Kami juga merasa berat meninggalkan Kota Cilegon, terlebih karena kami sudah begitu dekat dengan masyarakat Kota Cilegon,” ucapnya.

Diana juga menyebut bahwa Cilegon kini memiliki sosok jaksa baru yang tidak kalah istimewa. Ia memperkenalkan Virgaliano Nahan sebagai Kajari Cilegon yang baru.

“Cilegon patut berbangga memiliki Pak Virgaliano sebagai Kajari Cilegon yang baru. Sekarang Cilegon memiliki jaksa rasa internasional, karena beliau pernah menjabat di Bangkok dan sebagai anggota perkumpulan jaksa sedunia,” ujar Diana disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Kajari Cilegon yang baru, Virgaliano Nahan, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang ia terima sejak menginjakkan kaki di Kota Baja.

“Pertama, kami ucapkan salam kenal untuk kita semua, dan terima kasih atas sambutan yang hangat. Kami mohon bimbingan dan sinergitasnya untuk kami yang baru di Cilegon ini,” ucap Virgaliano.

Pergantian pucuk pimpinan di Kejari Cilegon ini diharapkan membawa semangat baru dalam penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Penulis: Red | Harianbanten.co.id