PANDEGLANG – Sebanyak 121 rumah warga di tiga Desa di Kecamatan Munjul rusak diterjang angin puting beliung.

Dari data yang dihimpun, tiga Desa yang terdampak oleh bencana angin puting beliung tersebut adalah Desa Gunungbatu, Desa Panancaran dan Desa Munjul, peristiwa itu terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 wib.

Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang, Madsira mengatakan, dari 121 rumah yang mengalami kerusakan itu sebanyak 71 rumah mengalami rusak berat, 29 rusak sedang serta 21 rusak ringan.

“Jadi kalau di Desa Gunungbatu itu ada 48 rumah rusak berat, 10 rumah rusak sedang dan 6 rumah mengalami rusak ringan. Sedangkan di Desa Panancaran 23 rusak berat, 19 rusak sedang dan 4 rusak ringan. Tapi kalau di Desa Munjul hanya ada 11 rumah yang mengalami rusak ringan saja,” ujar Beni, Jumat (17/4/2020).

Ia mengatakan, rumah yang mengalami kerusakan itu diakibatkan tertimpa runtuhan pohon yang tidak kuat menahan tiupan angin.

“Karena angin kencang jadi pohon tidak kuat menahan tiupan, lalu roboh menimpa rumah,” katanya.

Kini runtuhan pohon itu sudah rampung dilakukan pembersihan oleh KSB bersama dengan masyarakat sekitar. Bahkan, rumah yang mengalami kerusakan itu sudah dilakukan pendataan untuk dilaporkan ke Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang.

“Kita sudah data rumah-rumah yang rusak untuk di laporkan ke dinas sosial, dan pohon-pohon sudah kita bersihkan,” katanya.

Sementara itu, warga yang rumahnya mengalami kerusakan dengan cukup parah, untuk sementara tinggal dirumah tetangga dan kerabat nya.

“Warga yang ruamhnya rusak dan tidak bisa di tempati lagi, sementara tinggal dirumah tetangga ada juga yang ke rumah sodaranya,” ucapnya.

Ia menghimbau agar masyarakat tetap waspada akan bencana yang kapan pun bisa terjadi. Meskipun saat ini tengah terjadi bencana penyebaran virus corona.

“Dimasa pandemi ini kami relawan KSB selalu sigap dalam melakssnakan penanganan bencana alam, bahkan sebagai ketua forum KSB kabupaten membwahi 13 ksb kecamatan selalu mengintruksikan kepada ketua KSB kecamatan agar tetap waspada dan sigap, karena di musim sekarang bisa saja bencana sperti puting belung yang terjadi di kecamatan munjul terjadi, tetapi tetap waspada dan juga jaga jarak dalam penanganna dan pendataan masyarajat yang terkena bencana alam, untuk menghindari penyebaran virus corona, tetap jaga kesehatan,” katanya. (De/Red)