LEBAK – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindag) Kabupaten Lebak mencatat harga kebutuhan bumbu dapur di Pasar Rangkasbitung mulai mengalami penurunan.

Kepala Disperindag Kabupaten Lebak Dedi Rahmat mengatakan penurunan harga terjadi lantaran jumlah stock yang banyak, tetapi tidak diimbangi dengan jumlah permintaan konsumen yang banyak, sehingga harga sejumlah kebutuhan tersebut pun mengalami penurunan.

Dedi menyebutkan, bumbu dapur yang mengalami penurunan diantaranya ayam negeri yang awalnya seharga Rp 35.459 perkilogram, kini turun menjadi Rp 35.000 perkilogram, bawang merah Rp 21.851 perkilogram turun menjadi Rp 20.500, bawang putih Rp 27.429 perkilogram turun menjadi Rp 24.000, serta cabe merah kriting Rp 26.857 menjadi Rp 25.000 perkilogram.

“Stok kebutuhan yang ada di pedagang cukup banyak, tetapi jumlah pembelinya tidak begitu banyak, maka otomatis sangat berdampak pula kepada penurunan harga julanya,” ujar Dedi kepada wartawan, Kamis (20/9/2018).

Dedi menilai harga sejumlah kebutuhan lain seperti telur ayam negeri, beras maupun daging sapi, serta daging kerbau akan bisa saja mengalami kenaikan apabila stoknya banyak, tetapi jumlah permintaan konsumennya turut menurun.

“Penurunan harga jual sejumlah kebutuhan yang diperjualbelikan di Pasar Rangkasbitung, tentunya sebuah kabar gembira bagi para konsumen,” katanya.

Rusmana salah seorang konsumen di Pasar Rangkasbitung mengatakan bila sejumlah harga mengalami penurunan, maka para konsumen yang datang ke Pasar Rangkasbitung bisa membeli kebutuhan dengan jumlah banyak.

Tetapi bila harga kebutuhan sangat mahal, sambung Rusmana, maka konsumen seperti dirinya tidak bisa berbelanja kebutuhan dengan jumlah yang banyak.

“Saya pribadi sangat bersyukur bila harga sejumlah kebutuhan mengalami penurunan harga,” katanya. (KEW)