Kadin Cilegon Apresiasi Revitalisasi Monumen Geger Cilegon, Bukti Pemerintah Tidak Lupakan Jasa Pahlawan
HARIANBANTEN.CO.ID – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon atas rampungnya tahap pertama revitalisasi Monumen Geger Cilegon.
Pengurus Kadin Kota Cilegon, Mulyadi Sanusi, yang akrab disapa Cak Mul, menilai revitalisasi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam merawat sejarah perjuangan rakyat Cilegon.
Menurut Cak Mul, langkah Wali Kota Cilegon Robinsar membangun kembali kawasan Monumen Geger Cilegon merupakan penegasan bahwa pemerintah tidak menutup mata atas jasa para pendahulu yang pernah berjuang di wilayah tersebut.
“Ketika Wali Kota Cilegon menata Monumen Geger Cilegon, itu membuktikan bahwa beliau tidak melupakan jasa para pahlawan Cilegon. Ketika pejabat tidak melupakan pahlawan, insya Allah itu bisa memakmurkan kota ini. Karena di situ ada kepentingan rakyat,” ujar Cak Mul. Selasa (18/11/2025).
Penanda Sejarah Perlawanan Rakyat
Monumen Geger Cilegon menjadi salah satu penanda penting sejarah perlawanan rakyat Cilegon terhadap kesewenang-wenangan dan kolonialisme pada masa lalu.
Menurut Cak Mul, upaya merawat monumen tidak hanya berfungsi memperindah ruang kota, tetapi juga menguatkan kesadaran kolektif mengenai jati diri masyarakat Cilegon.
Ia menilai bahwa sejarah perjuangan tersebut perlu terus dirawat agar generasi muda tidak kehilangan referensi terhadap nilai-nilai keberanian, keteguhan, dan kebersamaan para leluhur Cilegon.
“Ini bukan hanya proses pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat. Kota yang besar adalah kota yang tidak melupakan sejarahnya,” tuturnya.
Apresiasi kepada Pemerintah Kota
Kadin Kota Cilegon, kata Cak Mul, memberikan penghargaan kepada Wali Kota Cilegon Robinsar dan jajaran pemerintah kota yang telah merealisasikan revitalisasi tersebut.
“Kadin mengucapkan apresiasi kepada Wali Kota dan jajaran pemerintah atas revitalisasi Geger Cilegon. Ini langkah yang baik, dan kami berharap ke depan monumen ini dapat menjadi ruang edukasi sekaligus kebanggaan masyarakat Cilegon,” ujar Cak Mul.
Harapan untuk Masa Depan Kota Cilegon
Lebih jauh, Kadin menilai upaya penataan ruang publik bersejarah juga dapat memberikan dampak positif terhadap iklim ekonomi dan pariwisata. Kawasan monumen disebut berpotensi menjadi destinasi sejarah yang memperkuat citra kota sekaligus membawa manfaat bagi pelaku usaha lokal.
“Kami yakin jika sejarah dirawat, ruang kota ditata, dan masyarakat merasakan manfaatnya, Cilegon bisa menjadi kota yang semakin maju dan makmur,” kata Cak Mul.
Revitalisasi Monumen Geger Cilegon menjadi bagian dari rangkaian program penataan ruang kota yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Cilegon, dengan target menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang publik yang edukatif, representatif, dan lebih dekat dengan masyarakat. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.