Khawatir Pandeglang Terinfeksi Corona, Kadinkes Tingkatkan Kewaspadaan
PANDEGLANG – Seluruh jajaran tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Pandeglang meningkatkan kewaspadaan Corona, karena ada warga negara Indonesia yang sudah teirnfeksi Corona.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, pihaknya saat ini tengah meningkatkan status kesiapsiagaan untuk menangkal penyebaran virus Corona, sebab virus tersebut merupakan kejadian luar biasa.
“Seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Pandeglang, kami sudah tingkatkan kesiagaannya dalam menghadapi kewaspadaan outbreak, yaitu kejadian luar biasa atau pandemic atau wabah yang terjadi global hampir 55 negara, yang kita sebut sebagai wabah corona virus 19,” ucapnya kepada harianbanten, Senin (2/3/2020).
Ia mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan untuk melakukan pendeteksian dini, sebab Pandeglang juga memiliki potensi terinfeksi virus Yang cukup berbahaya.
“Seluruh jajaran kesehatan diperintahkan untuk melakukan deteksi dini, artinya melihat matanya, pendengarannya, dan sebagainya untuk seluruh rakyat di Pandeglang yang berpotensi terjadinya wabah Corona,” ujarnya.
Menurut Dewi, sampai saat ini belum ada yang terindikasi virus Corona, dirinya menyarankan untuk melakukan tindakan preventif untuk dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Sampai hari ini tidak ada yang terindikasi pada gejala-gejala terjadinya corona virus. Oleh karena itu, kami menganjurkan dalam prevent ini kepada masyarakat untuk melakukan cuci tangan, kemudian membatasi pertemuan-pertemuan di kerumunan orang banyak terutama dengan orang-orang luar pandeglang, khususnya bagi orang-orang yang berpergian ke daerah-daerah endemis,” ucapnya.
Misalnya orang yang baru datang atau berpergian ke negara-negara dalam satu minggu terakhir. Kata Dewi, dari deteksi ini dibantu dengan seluruh jajaran pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa. kepada masyarakat luas lakukan prevent yaitu mencegah.
“Terakhir, kami sudah melakukan pelatihan bagi para kader dan para petugas, dalam hal gerakan cuci tangan sambil mengenalkan gejala-gejala terjadinya flu wuhan corona virus (covid-19),” kata Dewi. (De/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.