Koperasi Produsen Karya Cilegon Mandiri Gelar RK-RAPBK, Ini Hasil Rekomendasi Dewan Pengawas!
HARIANBANTEN.CO.ID – Koperasi Produsen Karya Cilegon Mandiri (KPKCM) menggelar agenda Rapat Anggota, Rencana Kerja Rencana Anggaran Pendapatan Anggaran (RK-RAPBK) Tahun Buku 2025, Rabu (18/12/2024) di Ruang Wijaya Kusuma, Hotel Sukma, Kota Cilegon.
Pada kesempatan itu, Ketua Dewan Pengawas KPKCM Subhi Mansyur menyampaikan laporan mengenai hasil pengawasan terhadap kegiatan koperasi selama periode berjalan.
Subhi mengungkapkan, Dewan Pengawas memiliki tugas utama untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya operasional koperasi, memastikan tata kelola yang baik, serta menilai apakah kebijakan yang diambil oleh pengurus telah sesuai dengan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan ketentuan yang berlaku.
“Selain itu, kami juga memberikan rekomendasi untuk perbaikan di berbagai aspek koperasi,” katanya.
Berdasarkan hasil pengawasan periode berjalan terhadap pengelolaan keuangan, lanjut Subhi, secara umum sudah berjalan sesuai dengan ketentuan dimana laporan keuangan disusun secara transparan dan telah diaudit secara internal yang menunjukkan kepatuhan terhadap aturan.
“Terkait efisiensi anggaran menurut catatan kami meskipun sudah cukup baik, efisiensi pengeluaran operasional perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan penggunaan dana. Selanjutnya untuk pembagian SHU (Sisa Hasil Usaha) untuk tahun pertama 2023, kebijakan KPKCM belum membagikan Sisa Hasi Usaha, karena SHU yang diperoleh dirasa masih belum cukup besar untuk dibagikan, namun di gantikan dengan pemberian THR,” jelasnya.
Subhi melanjutkan, untuk tahun depan telah diputuskan ada pembagian SITU sesuai mekanisme yang disepakati.
Meskipun nilainya masih relatif belum besar namun masih wajar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Hal ini diakibatkan adanya kenaikan biaya produksi.
“Untuk kinerja produksi, produksi gula merah mengalami sedikit peningkatan kualitas, tetapi kapasitas produksi belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan alat dan fluktuasi bahan baku. Strategi pemasaran cukup efektif, terutama dengan pemanfaatan sektor informasi elektronik berupa sosial media seperti Youtube, Intagram, Facebook, dan yang lainnya, dimana pada akhirnya diharapkan dapat memperluas pangsa pasar, serta memasukan produk koperasi ke pasar digital melalui proses versifikasi produk untuk meningkatkan daya saing,” ungkapnya.
Beliau melanjutkan, untuk tata kelola organisasi Dewan Pengawas mencatat bahwa koordinasi antara pengurus dan anggota berjalan cukup baik. Namun, perlu ada peningkatan dalam transparansi informasi kepada anggota terkait kebijakan strategis.
“Secara umum, koperasi mematuhi aturan yang ditetapkan dalam AD/ART, tetapi masih diperlukan pembaruan dalam beberapa kebijakan internal agar lebih relevan dengan perkembangan zaman,” tandasnya.
Berdasarkan hasil pengawasan, pihaknya mengungkapkan ada beberapa temuan penting dan memberikan relomendasi dalam hal manajemen koperasi dan keungan.
“Masih ada beberapa pengeluaran yang masih perlu dikoordinasikan lebih baik lagi kedepannya. Demikian disampaikan hasil pengawasan terhadap pengelolaan Koperasi, akhirnya semoga pelaksanaan Rapar Kerja Pembetukan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanaja Koperasi (RKRAPBK) Koperasi Prodesen Karya Cilegon Mandiri Tahun Buku 2025 dapat berjalan dengan baik, dan dapat disepakati,” ucapnya. (Zal/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.