CILEGON – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Cilegon mengelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, Kamis (20/2/2020)

Menurut Sabawi, Kordinator Lapangan (Korlap) menjelaskan ada beberapa tuntutan aksi kepada Wali Kota Cilegon Edi Ariadi.

“Ada beberapa tuntutan terhadap Walikota Cilegon Edi Ariadi, yaitu tentang Kebanjiran Kota Cilegon setiap tahun, kedua masih tingginya pengangguran di Kota Cilegon, ketiga fasilitasi Kesehatan yang buruk, dan infrastrutur pendidikan yang tidak merata,” ungkapnya.

Menurutnya, Wali Kota Cilegon Edi Ariadi belum memberikan solusi yang baik untuk mengatasi banjir di Kota Cilegon.

“Apakah etis ketika banjir tahunan datang khususnya sentral Kota Cilegon kebanjiran kan tidak etis. Pengangguran di Kota Cilegon sampai detik ini yang katanya Kota Cilegon adalah Kota Industri tapi penganggurannya nomor dua se Provinsi Banten,” katanya

Dikatakan Sabawi, mengenai Kesehatan yang katanya nomor satu di Kota Cilegon. Kenapa, perlengkapan peralatan di Rumah sakit khususnya di Kota Cilegon belum mencukupi kebutuhan – kebutuhan masyarakat.

“Saya rasa kepemimpinan Edi Ariadi selama satu tahun, saya katakan gagal,” tegasnya

Ia berharap, Kota Cilegon di dalam kepemimpinan Edi Ariadi bisa menjadi lebih baik.

“Di dalam masa kepemimpinan Edi selama delapan bulan kalo tidak salah, semoga kedepannya akan lebih baik dan bisa memberikan solusi banjir di Kota Cilegon dan Pengangguran secepatnya bisa menurun,” ungkapnya. (As/Red)