Memungut Buah Melinjo Malah Temukan Mayat
PANDEGLANG – Diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Kampung Pasir Waru RT01/RW02 Kelurahan Babakan Kalanganyar, Kecamatan Pandeglang M. S (60) ditemukan meninggal dunia di salah satu kebun milik warga. Kebun tersebut milik Mujib Murohman di Kampung Cikaung RT01/RW05 Kelurahan Kabayan Kecamatan Pandeglang, Kamis (4/6/2020).
Penemuan mayat tersebut ditemukan oleh empat orang anak kecil yang sedang memungut melinjo dan melihat ada sosok orang yang tergeletak dalam keadaan sudah meninggal dunia dikerumunin oleh lalat, kemudian anak tersebut memberitahukan kepada M. Apendi selanjutnya M Apendi berkomunikasi dengan Asrani SF dan Asrani berkomunikasi via telepon kepada Bripka M. Ima Deni. D Selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Kabayan Kecamatan Pandeglang.
Salah seorang warga setempat, Muhamad Agus Saefullah mengatakan, penemuan mayat tersebut merupakan orang dengan ganggua jiwa (ODGJ), menurutnya setelah ramai warga yang mengabarkan ada penemuan mayat, banyak petugas yang mulai berdatangan untuk mengevakuasi mayat tersebut.
“Iya tadi sempat ramai warga yang bilang, itu katanya orang yang gangguan jiwa, tapi setelah ramai dari mulut kemulut itu langsung ada petugas Puskesmas Cikupa, tapi ada Polisi juga yang turun ke lokasi, kalau lokasinya itu di kebun warga dalam posisi terlentang,” ucap Agus saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Kota Pandeglang, Kompol Doharon Siregar membenarkan adanya penemuan mayat tersebut dan mengecek TKP, Berdasarkan Informasi di lapangan bahwa Sosok mayat tersebut suka dikunjungi oleh pamanya yang bernama Sdr. Dedi yang beralamat di Kp. Paranje Kel. Bbk. Kalanganyar Kec dan Kab. Pandeglang.
“Kami menghubungi pihak keluarga melalui via telepon ke Sdr. Muhammad Pulung (Selaku Anak Kandung) dan Tokoh Masyarakat Sdr. Amir untuk datang ke TKP, setelah melihat Sosok mayat tersebut Sdr. M. Pulung dan Sdr. Amir membenarkan bahwa sosok mayat tersebut adalah bapaknya saya dan Tokoh Masyarakat membenarkan bahwa mayat tersebut adalah warga masyarakatnya,” katanya.
Ia mengatakan, setelah itu pihak keluarga menyatakan temuan mayat ini adalah musibah dan sudah takdir serta menerima dan menolak untuk tidak dilakukan otopsi dan dibuatkan surat pernyataanya.
“Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim Inafis Polres Pandeglang tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, selanjutnya pihak keluarga membawa zenajah ke kediaman untuk dilakukan proses pemandian serta untuk di kebumikan (pemakaman),” ujarnya. (De/red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.