‘Minta Jatah Proyek’ di Cilegon Viral, Anindya Bakrie Sesalkan Insiden: Ini Bisa Ganggu Investasi!
HARIANBANTEN.CO.ID – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyayangkan insiden yang melibatkan oknum Kadin Cilegon dan kontraktor proyek PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), yakni PT Chengda Engineering Co. Ia menilai, peristiwa tersebut berpotensi mengganggu iklim investasi yang tengah dibangun di Tanah Air.
“Ya, pasti (mengganggu). Bahkan kita juga jauh-jauh keluar negeri untuk mendatangkan investor. Tentu kita juga mesti melihat dengan bijak semua ini,” ujar Anindya dalam jumpa pers di kantor Tempo Scan, Jakarta, seperti dilansir dari Kumparan, Selasa (13/5/2025).
Keributan antara oknum Kadin Cilegon dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dengan pihak Chengda Engineering. Co ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak pertemuan yang semula berlangsung formal berubah menjadi perdebatan terbuka terkait pembagian proyek pembangunan pabrik kimia chlor alkali-ethylene dichloride (CA-EDC) milik Chandra Asri.
Sejumlah individu dalam rekaman tersebut tampak mengenakan atribut dari berbagai lembaga, termasuk Kadin, HIPPI, Hipmi, Gapensi, hingga HNSI. Salah satu pria yang mengaku sebagai perwakilan Kadin Cilegon menyampaikan tuntutan agar proyek dibagikan secara langsung tanpa melalui mekanisme lelang.
Menanggapi hal itu, Anindya menegaskan bahwa Kadin Indonesia tidak akan tinggal diam. Pihaknya telah membentuk tim verifikasi dan etik untuk menyelidiki dugaan pelanggaran dalam insiden tersebut secara menyeluruh.
“Tim sudah dibentuk, dan kita akan lihat faktanya di lapangan. Besok (Rabu, 15/5), saya juga akan terjun langsung ke lokasi,” katanya.
Terkait kemungkinan sanksi bagi pihak yang terbukti melanggar kode etik organisasi, Anindya menyebut proses internal akan berjalan sesuai prosedur. “Nanti hasilnya, kita lihat dulu,” tambahnya.
Ia mengingatkan seluruh jajaran Kadin di daerah agar menjunjung tinggi etika dan profesionalisme dalam mendukung investasi, bukan sebaliknya.
“Kita ini mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha. Maka menjaga kepercayaan investor adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Penulis: Red | Harianbanten.co.id



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.