PANDEGLANG – Bupati Kabupaten Tangerang Ahmad Zaki Iskandar dan Wakil Bupati Mad Romli beserta rombongan mengunjungi Pendopo Kabupaten Pandeglang untuk memberikan bantuan Bencana Tsunami Selat Sunda, pertemuan tersebut di terima langung oleh Bupati Irna Narulita. Kamis (07/01/2019).

Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan akan mengkonfirmasi kembali bantuan apalagi yang dibutuhkan oleh Kabupaten Pandeglang di lokasi yang terkena bencana Tsunami beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, jika bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, pakaian layak pakai, selimut dan sebagainya mungkin sudah cukup tercover sampai beberapa waktu kedepan.

Ia juga menjelaskan, pada rangkaian Hari Jadi ke-75 Kabupaten tangerang, akan diadakan malam dana yang isinya pembukaan posko untuk donasi, sebagian masyarakat hadir untuk memberikan bantuan berupa bahan makanan, pakaian dan lain-lain, namun sebagiaan besar lagi berbentuk dana.

“Sampai saat ini sudah terkumpul dana hingga 1 miliar lebih dari komitmen kami 1,5 miliar,”terangnya.

“Setelah mendengar pemaparan dari Bupati Irna, maka anggaran senilai 1,5 miliar tersebut diperuntukan untuk sanitasi masyarakat di lokasi Huntara (Hunian Sementara) karena memang kita tahu jika dibangun hunian maka akan diperlukan sarana dan prasarana, kami juga bekerjsama dengan MNC peduli, uang bantuan tersebut sudah kami transfer ke rekening mereka, nanti nya mereka akan membangun apa yang diinginkan sesuai kebutuhan Kabupaten Pandeglang”, Jelasnya.

Ia juga mengatakan dari sejak terjadinya bencana, pihak Kabupaten Tanggerang terus berkoordinasi dengan pihak Dinkes setempat untuk pemberian pelayanan kesehatan dan pemberian obat -obatan.

“Hari ini, selain uang tunai, kami bawa logistik berupa makanan, beras 10 ton, dan perlengkapan sekolah, jika diuangkan logistik ini kurang lebih 400 juta,” sambungnya.

Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terimakasih atas sumbangsih dan keperdulian dari beberapa Kabupaten yang telah membantu Pandeglang.

“Alhamdulillah kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Tanggerang beserta masyarakatnya yang sudah perduli kepada kami,bantuan ini sangat manfaat bagi kami khususnya beras untuk kurun waktu tiga bulan kedepan dalam masa transisi darurat, ” ujar.

Irna mengaku, jika pada saat bencana tsunami tetradi sangat terbantu oleh tim medis dari Kabupaten Tanggerang.

“Kami kebingungan pada saat itu, makanya kami menelpon minta bantuan ambulan dan obat – obatan. (Red)