PANDEGLANG – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang, Asep Rafiudin Arief berencana akan memasukan pemulangan TKI terlantar di Suriname ke dalam hari aspirasi di DPR RI, karena di fraksi PKS DPR RI terdapat hari aspirasi.

Ia mengatakan, untuk masalah pemulangan pihaknya berencana akan mengkoordinasikan dengan beberapa kementrian dan KBRI, agar TKI yang terlantar tersebut bisa kembali lagi ke tanah air.

“Untuk upaya saya dalam memulangkan TKI tersebut, saya nanti usulkan ke DPR RI Fraksi PKS saat hari aspirasi, karena untuk beberapa aspirasi yang kamu terima mayoritas semuanyanya sudah terealisasikan aspirasinya,” ucapnya kepada harianbanten.co.id saat ditemui di ruangannya, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, dalam menangani masalah pemulangan TKI dari masyarakat Pandeglang tersebut, tidak lagi berbicara masalah prosedural atau tidak, namun pemulangan tersebut merupakan agenda sosial dalam membantu masyarakat.

“Sebetulnya dalam hal ini kita tidak lagi berbicara TKI itu secara prosedur atau tidak, namun secara sosial kita sebagai wakil rakyat harus mendengarkan aspirasi, dan ini juga merupakan aspirasi masyarakat yang harus dipenuhi, insya Allah akan kami usahakan terkait masalah tersebut,” ujarnya.

Asep menyarankan kepada pihak keluarga, agar TKI (Budi) untuk mendatangi kantor KBRI agar bisa dipulangkan, karena apabila tidak terdeteksi oleh KBRI sedikit kesulitan untuk memulangkan TKI tersebut.

“Kalau toh memang secara prosedural administrasi pekerjaannya lengkap, mungkin bisa diselesaikan secara cepat, nmaun pada intinya kami akan mengupayakan agar TKI tersebut bisa pulang,” katanya.(De/red)