Sempat Tangani Pasien Terkonfirmasi Covid-19, Tenaga Medis RSKM Cilegon Di Isolasi Mandiri
CILEGON – Sebanyak 28 orang tenaga medis di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon yang sempat menangani pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Perumahan BPI Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang Kota Cilegon harus menjalani isolasi mandiri.
Itu dilakukan oleh management RSKM sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).
Direktur RSKM dr. Rahmat Setiarsa mengatakan, semua pegawai rumah sakit Krakatau Medika baik tenaga medis maupun cleaning service dan asisten perawat, telah dilakukan Rapid Test akan di isolasi mandiri.
“Sebanyak 28 orang itu, kami lakukan rapid test dan akan dilakukan monitoring selama 14 hari. Kemudian akan diulang rapid tesnya dihari ke sepuluh. Jadi hitungannya adalah mulai dari kontak pertama dengan pasien. Namun apabila selama monitoring terdapat gejala maka akan di lakukan PCR,” ungkapnya.
Dikatakan Rahmat, untuk kebutuhan para pegawai yang di isolasi itu akan di support oleh Management Rumah Sakit.
“Management RSKM akan Suport selama masa isolasi dan tempat dimana mereka tinggal ada di salah satu mess yang sudah di siapkan oleh kami,” terangnya.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Cilegon dr Arriadna mengatakan bahwa untuk keluarga pasien yang terkonfirmasi positif itu pun perlu ada isolasi, karena sebagai upaya memutus penyebaran.
“Terkait keluarga yang harus mengisolasi kan diri, sementara ini hanya dilakukan di rumah sendiri, karena pasiennya kan ga ada, jadi mereka yang tinggal serumah yaitu Bapak, Ibu, dan Adik harus mengisolasi kan diri di rumah,” tutupnya. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.