Wakil Ketua Komisi II DPRD Banten, Musa Weliansyah Kutuk Aksi Pengeroyokan Wartawan di PT GRS
HARIANBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah, mengutuk keras aksi pengeroyokan terhadap wartawan yang terjadi di area PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (21/8/2025).
Menurut Musa, tindakan brutal yang dilakukan oleh sejumlah oknum berseragam tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis sekaligus serangan terhadap kebebasan pers yang dijamin undang-undang.
“Saya mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap wartawan. Pers bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk diperlakukan dengan cara-cara kekerasan. Ini jelas melanggar hukum dan mencoreng wajah demokrasi kita,” tegas Musa melalui tayangan video berdurasi 44 detik.
Musa menegaskan, wartawan memiliki peran vital sebagai pilar demokrasi, sehingga setiap tindakan intimidasi maupun kekerasan terhadap jurnalis harus diusut tuntas. Ia meminta aparat kepolisian bergerak cepat menangkap pelaku lapangan maupun aktor intelektual yang berada di balik aksi pengeroyokan tersebut.
Lebih lanjut, Musa juga secara khusus meminta Kapolda Banten untuk turun tangan langsung mengusut tuntas kasus ini.
“Saya meminta Kapolda Banten agar serius mengusut kasus ini dan segera menangkap para pelaku. Jangan sampai ada pembiaran, karena jika dibiarkan, kasus serupa akan terus berulang,” tegasnya.
Musa juga mengingatkan manajemen perusahaan agar bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang aman dan terbuka terhadap jurnalis. Menurutnya, dunia usaha seharusnya bersinergi dengan media, bukan justru menutup-nutupi informasi dengan cara-cara represif.
“Keterbukaan informasi adalah kewajiban, apalagi jika terkait dengan kepentingan publik. Tidak boleh ada kekerasan, apalagi terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.
Musa mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi pers, untuk bersolidaritas mengawal kasus ini hingga tuntas agar tidak ada lagi kekerasan terhadap wartawan di Banten maupun di Indonesia. (Zal/red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.