Warga Ciberko Digegerkan Mayat Laki-Laki Mengapung Digalian Bekas Penambangan
Cilegon – Warga Ciberko dibuat geger dengan penemuan mayat seorang laki-laki di Link Ciberko, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, pada Selasa (9/2/2021) pagi.
Koran pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.30 Wib, dalam keadaan terapung di kolam air bekas lokasi galian pasir yang berlokasi di Link. Ciberko Rt 02/03, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber.
Adapun dari identitas yang ditemukan ditubuh korban, bernama Muhamad Egi Sugiar, kelahiran 1997 24, Islam, Alamat Link Ketileng Timur Rt 06/01, Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon.
Keterangan yang diperoleh dilokasi, mayat korban pertamakali ditemukan terapung oleh saksi Nunung Helia (38), warga Link.l Ciberko Rt 04/03, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber.
Selanjutnya temuan itu, oleh saksi Nunung dilaporkan kepada Lurah Kalitimbang, Bahrono.”Polisi dari Polsek Cibeber dengan bagian identifikasi sudah ada dilokasi. Mungkin Pak Lurah yang laporan,”ujar Hasan warga setempat.
Petugas SAR gabungan berhasil menemukan jasad Dika (27) yang tenggelam di bekas galian pasir di Lingkungan Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, Kota Cilegon, Jumat (8/6/2018).
Sebelumnya, Dika (27) warga Panakodan, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, ditemukan tewas tenggelam di waduk bekas galian pasir di Lingkungan Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, pada Jumat (8/6/2018). Korban yang hendak memancing itu ditemukan oleh tim pencari dengan cara dipancing.
Oleh petugas Basarnas gabungan, setelah melakukan pencarian sampai sekira pukul 18.00 WIB pada Jumat (8/6), Tim pencari memutuskan untuk melanjutkan pencarian keesokan harinya, yakni pada Sabtu (9/6).
Pencarian dimulai sekira pukul 06.00 WIB, tim masih melakukan manuver atau membuat gelombang buatan, tetapi tak berhasil lantaran kedalaman waduk bekas galian pasir itu mencapai kurang lebih 20 meter.
Tim tidak kehilangan akal, tim pun berinisiatif membuat pancingan dengan menggunakan tali karmantel yang biasa digunakan untuk panjat tebing, di ujung tali tersebut diberikan kail lalu ditarik ke segala arah berharap korban tersangkut pada kail yang dibuat oleh tim pencari. Sekira pukul 08.30 WIB, akhirnya korban tersangkut pada kail yang dibuat oleh tim.
Korban yang berhasil ditemukan oleh petugas langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM). Saat petugas mengevakuasi korban, ditemukan di dalam kantong celana korban satu unit handphone Polytron, satu buah korek api, satu bungkus rokok, dan dompet milik korban yang berisikan STNK. Namun, kendaraan korban Jupiter Z dengan nomor polisi A 3985 FY belum berhasil ditemukan.
Camat Cibeber, Noviyogi, ketika dikonfirmasi sehubungan penemuan mayat seorang laki-laki di Link Ciberko, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, pada Selasa (9/2/2021) pagi, belum mau memberikan komentar.
“Benar saya sudah mendapatkan laporan adanya penemuan mayat seorang laki-laki di bekas lokasi galian pasir yang berlokasi di Link Ciberko Rt 02/03, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber. Tapi saya belum bisa memberikan keterangan, karna saya belum mengetahui motif atau penyebabnya. Saya sekarang lagi dijalan mau kelokasi. Silahkan untuk lebih jelasnya konfirmasi dengan pihak kepolisian saja, ya ?,”ujar Noviyogi saat dihubungi via telepon.
Sehubungan bekas galian pasir dan batu yang sering menelan korban jiwa manusia, diharapkan Pemerintah Kota Cilegon, DPRD serta Kepolisian dapat melakukan tindakan tegas pada perusahaan untuk melakukan upaya reklamasi agar tidak ada lagi korban di sisa lubang galian pasir dan batu.
“Kami menghimbau kepada orang tua agar mewaspadai anak ketika bermain dan menjelaskan bahaya jika berada di lokasi tersebut,”ujar Ali Mochtar, warga Cilegon, Selasa (9/2/2021).
“Kami juga berharap, agar pemerintah kontinyu melakukan penertiban, sosialisasi soal penambangan pasir di wilayah Cilegon digencarkan, dan koordinasi antar-instansi harus terus jalan,”tegasnya. (red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.