CILEGON – Bertempat di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Khairiyah Citangkil Cilegon, Korps HMI Wati (Kohati) HMI Cabang Cilegon melaksanakan kegiatan Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Nasional selama 5 hari.

Acara tersebut dimulai sejak tanggal 29 Juli dan berakhir 2 Agustus yang diikuti oleh utusan dari berbagai Kohati Cabang se Indonesia. Acara LKK dibuka secara resmi oleh Bagian Kesra Pemerintah Daerah Kota Cilegon, yang diwakili oleh Drs. H. Muhyi.

Di hari ketiga pelaksanaan LKK (31/7/2019) salah seorang pemateri yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Achmad Rozi El Eroy. Selain saat ini sebagai Ketua Ikatan Dosen RI (IDRI) Banten, pemateri juga merupakan alumni HMI Cabang Yogyakarta tahun 1998.

Sementara itu menurut Achmad Rozi El Eroy Ketua IDRI Banten, dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi tentang Publik Speaking dan Teknik Presentasi. Dalam paparannya Rozi menyampaikan bahwa kader-kader Kohati diharapkan dapat menjadi kader yang kritis dan responsif dengan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kader Kohati jangan pasif dan tidak peduli dengan lingkungan yang dihadapi,”ucapnya yang juga alumni HMI Cabang Yogyakarta tahun 1998.

Menurut Rozi, salah satu sarana untuk mewujudkan kritisisme kader tersebut, hendaknya kader Kohati membekali diri dengan berbagai kemampuan yang bersifat hardskill maupun soft skill.

“Salah satunya adalah kemampuan publik speaking yang baik. Tanpa kemampuan publik speaking yang baik, maka mustahil para kader dapat menyuarakan pendapat dan pesan ke masyarakat secara baik,” paparnya.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umun Kohati Cabang Cilegon Jihan Komalasari menyampaikan peserta jumlah peserta yang mengikuti LKK kali ini berjumlah 24 orang yang berasal dari utusan Kohati Cabang Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Jember, Salatiga, Ciputat, Lebak, Serang, Pekanbaru, Sukabumi, dan Kediri.

“Target dari kegiatan LKK kali ini adalah para kader Kohati dapat menerapkan ilmu yang didapat selama pelatihan untuk bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di kampus maupun di organisasi yang diikuti,”tendasnya (as/red)