SERANG – Pembangunan Pasar Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang mangkrak. Pasar yang berlokasi di pinggir jalan raya Tunjung Teja-Warung Gunung, Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung tertulis dipapan proyek pembangunannya sudahlah selesai. Dalam 150 hari pengerjaan, dengan di mulai pada 17 Juli 2019.

Namun, pantauan di lokasi. Pembangunan Pasar Tunjung Teja belum rampung. Jalan setapak yang di bangunkan vapling block belum terpasang, dan masih berlapiskan tanah liat.

Tak hanya itu, penerangan maupun lapak pedagang. Baik ruko maupun emperan, belum sepenuhnya terbangun. Bahkan fasilitas, seperti Kamar Mandi maupun tempat ibadah tidaklah ada.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Kesejahteraan Masyarakat, Desa Tunjung Teja, Hadi. Ia mengatakan, bahwasanya pembangunan Pasar Tunjung Teja berawal dari pengajuan pihak desa, untuk merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Tetapi, hingga kini pembangunan Pasar Tunjung Teja tersebut. Belumlah rampung.

“Saya belum mendapatkan info, kapan Pasar Tunjung Teja selesai di bangun. Ya kita tinggal tunggu informasi saja, dari Dinas terkait. Yaitu, Disperindakop Kabupaten Serang,” ungkap Hadi saat di temui di Kantor Desa Tunjung Teja, Rabu (15/1/2020).

Dia juga mengakui, telah mengajukan PKL yang dapat mengisi Pasar Tunjung Teja. Inipun berdasarkan musyawarah bersama masyarakat sekitar.

“Kita ajukan 80 PKL untuk mengisi Pasar Tunjung Teja. Inipun permintaan kami kepada Disperindakop Kabupaten Serang,” jelasnya.

Semenatara itu, Kades Tunjang Teja, Endang Mubarok selaku pimpinan di wilayah Tunjung Teja, belum dapat di mintai keterangan. Lantaran, sedang melakukan rapat di Kecamatan Tunjung Teja.

Sedangkan, untuk pembangunan Pasar Tunjung Teja sendiri. Telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 2.984.785.396,57. (HRS/Red)