HARIANBANTEN.CO.ID, CILEGON – Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM)beberapa waktu lalu, besar atau kecilnya berdampak, terutama pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Ditengah kenaikan harga BBM, kebutuhan lainpun ikut terdampak, salah satunya bahan untuk membuat kue juga harganya ikut naik, seperti yang diceritakan salah satu pelaku UMKM di Keluraha Kebonsari, Kecamatan Citangkik Elya Utami yang memproduksi kue rumahan bisa bertahan dengan resiko penurunan pesanan dari konsumen.

“Untuk saat ini, kita masih produksi kue sesuai dengan pesanan saja, tidak ada stok, jadi jika ada pesanan kita produksi,” Katanya saat diwawancara jurnalis harianbanten.co.id, Minggu (05/11/2022).

Aneka kue pesanan yang tengah disiapkan (dok)

Diungkapkan Elya, jumlah pemesan agak menurun dibandingkan sebelumnya, karena jika harga bahan bakunya mahal, harga kue akan naik.

“Bahan baku naik, ya otomatis naik, sedangkan pelanggan pengennya harga murah, makanya kita siasati ketika ada pesanan saja, baru produksi, ” ungkpanya.

Elya berharap ada solusi yang tepat dalam menghadapi masa sulit, ketika usaha rumahan dipaksa bertahan dengan keadaan.

“Mudah – mudahan ada solusi terbaik, tidak dengan bantuan dana Saja, ada bantuan lain yang bisa diberikan, seperti yang saya dengar bahwa ada program beasiswa, anak kami bisa dibantu untuk bisa menikmati programnya, karena posisi saya saat ini pun sebagai orang tua tinggal, ” harapnya. (HB/Red)