Perahu Eretan di Sungai Ciujung Tenggelam Akibat Sampah, 1 Penumpang Belum di Temukan
SERANG – Sekitar pukul 06:30 WIB, telah terjadi kecelakaan di Sungai Ciujung, Selasa (22/1/2019).
Kecelakaan terjadi pada sebuah perahu eretan yang berfungsi sebagai penghubung dua wilayah yang digunakan masyarakat sebagai jembatan penyebrang antara Kampung Turun Bales, Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal dan Kampung Kaninten, Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.
Adanya peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana.
Nana menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan di lokasi dan langsung melakukan penanganan terkait musibah tersebut.
“Kita mendapat informasi bahwa telah terjadi Laka Sungai pagi tadi, dan kita langsung terjunkan personil di lapangan tadi,” kata Nana saat di hubungi melalui telpon selulernya.
Menurut data sementara, jelas Nana, di perahu yang mengalami kecelakaan tersebut, bermuatan sekitar 22 orang penumpang, dan 7 orang crew penarik perahu, serta 15 unit kendaraan bermotor roda dua (R2).
“Data sementara sekitar 22 orang yang ada di perahu tersebut dan ada 18 kendaraan bermotor,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Nana, Tim TRC dan SAR BPBD Kabupaten Serang tengah dilapangan guna melakukan validasi data di lokasi tersebut dan sekaligus penanganan.
“Saat ini sedang dilakukan penanganan di lapangan kang. Dari 22 orang penumpang, baru 21 penumpang yang sudah berhasil diselamatkan, sementara 1 orang lagi masih dalam pencarian,” jelasnya.
Kronologis kejadian kecelakaan di Sungai Ciujung lanjut Nana, disebabkan oleh bodi perahu yang terkena terjangan sampah yang hanyut, dan berimbas pada tenggelamnya badan perahu di bagian belakang.
“Setelah itu, pengait perahu ke tali sling depan terputus akibat tidak kuat menahan beban,” tambahnya.
Adapun 1 orang penumpang yang belum ditemukan, teridentifikasi atas nama Suanda, sementara istrinya Nasikah yang merupakan warga Kampung Cirogol, berhasil diselamatkan dengan 21 penumpang lainnya. (Zal/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.