SERANG – Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (31/12) sore hingga Rabu (1/1) mengakibatkan beberapa daerah di Jabodetabeka- Banten banjir dan longsor, akibatnya beberapa rumah warga ambruk dan terbawa arus.

Atas kondisi tersebut puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tigaraksa dan Komisariat STIE Putra Perdana Indonesia (PPI) Cabang Jakarta Barat menggelar aksi kemanusiaan.

Aksi yang digelar di lampu merah Tigaraksa, Kamis (2/1) diisi dengan acara doa bersama serta galang dana untuk meringankan penderitaan korban terdampak bencana.

Kordinator aksi Asep Sunarjat menuturkan aksi ini dilakukan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama sebab sebagai makhluk sosial sekaligus mahasiswa yang mengemban amanah sebagai pengabdi harus mempunyai kepedulian.

“Kita juga harus sama-sama ratapi musibah yang saudara-saudara yang sedang dirasakan. Kemudian kita perlu peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ditempat sama penanggung jawab aksi Noerheli meminta pemerintah setempat sigap dan siap dalam menangani dan membantu para korban terdampak bencana.

“Kita berdoa semoga saudara-saudara kita diberikan kesabaran, ketabahan serta keikhlasan dalam menghadapi bencana ini,” ujarnya.

“Jelas-jelas kita semua sedih dan tergerak melihat saudara-saudara kita yang terkena musibah, maka dari itu uluran tangan dari kita semua sangat berarti bagi para korban,” tambahnya. (Red)