Beri Inovasi Produk dan Kemasan, KKM Kelompok 02 Uniba Bawa UMKM Warga Kasunyatan Naik Kelas
HARIANBANTEN.CO.ID, SERANG – KKM Kelompok 02 Kasunyatan Universitas Bina Bangsa Bawa UMKM Warga Kelurahan Kasunyatan Naik Kelas dengan Inovasi Produk dan Kemasan serta Mengenalkan Teknologi Tepat Guna Aquaponik.
Memasuki minggu ke-6 kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa Universitas Bina Bangsa, Kelompok 02 konsisten dalam pengabdiannya kepada masyarakat dengan menggelar acara Seminar UMKM Inovasi Produk dan teknologi tepat guna aquaponic.
Dalam kesehariannya, kelompok 02 selalu berupaya untuk berbaur dengan masyarakat agar mengetahui potensi sumber daya alam dan manusia yang ada. Diketahui sebagian besar penduduk Kelurahan Kasunyatan merupakan Pedagang, namun selain berdagang warga kasunyatan juga membuat telur asin, hal ini mendorong Kelompok 02 untuk membawa Inovasi pada UMKM yang ada di Kelurahan Kasunyatan.
Sementara Hj. Munawaroh selaku narasumber dan Dosen Pembimbing Lapangan, mengatakan, Strategi UMKM yang dapat dilakukan salah satunya yaitu memberikan inovasi pada produk dan kemasan agar menarik. Inovasi yang dilakukan yaitu membuat kemasan pada produk telur asin menjadi terlihat cantik untuk dijadikan buah tangan mengingat target pasar yg ad sekarang tdk hanya pd masyarakat skitar Banten saja melainkan dari berbagai daerah selain itu kita juga mengembangkan produk berupa keripik telor asin, selain krn bahan baku yg melimpah sekaligus menjadi solusi ketika telor asin tidak laku maka tdk lagi dbuang melainkan dibuat produk lain
“Memberikan inovasi pada kemasan serta mengembangkan produk yang ada dapat menambah nilai jual produk, lokasi disini sangat strategis karena banyak pengunjung dari luar Banten, kita bisa manfaatkan kondisi tersebut dengan menjadikan UMKM disini sebagai produk oleh-oleh,” Ucapnya.
Selain itu, potensi UMKM, Kelompok 02 memberdayakan masyarakat untuk menjalankan salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman atau biasa disebut dengan Hidroponik. Kemudian akan dikombinasi dengan sistem akuakultur yang mampu mendaur ulang air bernutrisi untuk memelihara ikan dan tanaman secara terpadu.
Narasumber dalam seminar hidroponik yaitu dari warga Kelurahan Kasunyatan sendiri yang bekerja di Dinas Pertanian, Ibu Aminah S.Pd., AUD. Ia sudah menerapkan budidaya menanam dengan hidroponik sehingga materi ini sudah sangat dikuasai oleh beliau.
Beberapa warga sudah menerapkan konsep hidroponik dalam penanaman tumbuhan. Hal tersebut mendorong Kelompok 02 untuk mengembangkannya menjadi Aquaponik dengan memanfaatkan sampah yang ada.
Teknologi Tepat Guna Aquaponik yang dijadikan contoh untuk warga, dibuat dan dirakit sendiri oleh anggota Kelompok 02 dengan bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan. Selanjutnya dibawa untuk Seminar Aquaponik yang disosialisasikan oleh Hj. Munawaroh.
Acara ini tentu mendapat respon positif, puluhan warga hadir dalam acara seminar. Selain warga, acara ini menarik berbagai media
“Kami harap acara ini dapat bermanfaat dan tentunya dapat diterapkan oleh seluruh masyarakat Kelurahan Kasunyatan,” Ucap Alamsyah, Ketua Kelompok 02. (Rahmat/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.