CILEGON – Rencana pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 Cilegon yang rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2018 kemarin, ternyata diundur karena menemui masalah pada lahan yang sudah di alokasikan sebagai lokasi pembangunan sekolah tersebut.

Hingga awal tahun 2019 ini, rencana pembangunan sekolah tersebut masih belum bisa dipastikan.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Muchtar Gozali mengatakan, pembangunan SMP Negeri 12 Cilegon di undur karena lahan tanah yang sudah di alokasikan untuk pembangunan pada tahun 2018 ternyata bermasalah.

“Jadi tanah yang tadinya untuk pembangunan SMPN 12 Cilegon ternyata bermasalah, akhirnya kita tidak bisa direalisasikan pada tahun 2018 kemarin,” ujarnya, Jum’at (1/2/2019).

Pihaknya berharap, pada tahun 2019 ini bisa mendapatkan tanah yang tidak bermasalah untuk pembangunan SMPN 12 Cilegon di Kecamatan Purwakarta.

“Karena anggaran regulasi sudah lewat kita berharap di anggaran perubahan 2019, bisa segera di realisasikan untuk pengadaan tanahnya, dan lokasinya kita masih mencari kalo sudah mendapatkan tanahnya kita akan genjot pembangunannya,” pungkasnya.(Hb/Red)