PANDEGLANG – Satu ruang Bidang Irigasi Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Ciduriang (BBWSC3) Dirjen SDA Kementrian PUPR Pandeglang Jl. Raya Labuan KM. 3 Kampung Maja timur Kelurahan Sukaratu Kecamatan Majasari mengalami kebakaran, Senin (9/12/2019) pukul 05.00 pagi.

Kejadian tersebut diduga akibat arus pendek listrik, karena pada saat kejadian tersebut tidak ada aktivitas pegawai, namun hanya ada pegawai yangs edang melaksanakan piket tapi tidak mengetahui secara persis kejadian awal.

Salah seorang staf kearsipan BBWSC3, Adi menuturkan, dirinya tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut, karena kejadian kebakaran tersebut terjadi masih sangat pagi dan belum ada pegawai yang melakukan pekerjaan.

“Kalau untuk kejadian pastinya itu tidak tahu, karena itu kan kejadiannya masih subuh, paling ada saja yang piket di kantor, tapi itu juga tidak mengetahui secara pasti, tahunya sudah ada api membesar saja,” ucapnya, kepada harianbanten.co.id saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, untuk korban jiwa tidak ada, namun disamping gedung yang terbakar tersebut banyak mobil yang terparkir dan nyaris ikut terbakar.

“Kalau untuk kerugian saya tidak tahu ya kerugiannya berapa, tapi itu kan gedung bidang irigasi yang ada di samping lapangan dan parkiran mobil, kalau tidak salah ada enam mobil yang terparkir, hanya lampu belakanngnya yang meleleh,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP. DP. Ambarita mengatakan, pihaknya teklah melaksanakan olah tempat kejadian perkara kebakaran kantor Balai Besar Wilayah Sungai Ciujung, Cidanau, Cidurian (BBWSC3). Hasil sementara pemeriksaan yang di sinkronkan dengas saksi, bahwa dugaan sementara api berasal dari salah satu ruangan pada bangunan Irigasi 1.

“Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran team identifikasi dan piket unit Reskrim telah memberikan pandangan dan arahan agar mendatangkan Ahli dari Puslabfor Bid Fiskomfor Bareskrim Polri, tetapi dari pihak Balai menyatakan sementara tidak perlu mendatangkan Puslabfor,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang, Surya Darmawan menuturkan, pihaknya tidak mengetahui adanya kejadian kebakaran tersebut, sehingga tidak ada anggota yang melakukan penanganan. Dirinya berharap agar nomor BPBD Pandeglang bisa disebarkan.

“Kejadian kebakaran banyak yang tidak diinformasikan ke BPBD mungkin karena tidak tau, sehingga BPBD tidak dapat membantu pamadaman. Mohon kepada media untuk membantu menyebarluaskan nomor telepon BPBD yang dapat dihubungi oleh masyarakat jika terjadi kebakaran,” katanya. (De/Red)