SERANG – Dalam rangka membantu Perguruan Tinggi Swasta di wilayah Provinsi Banten, IKatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Banten mengajak empat perguruan tinggi swasta di Banten untuk menjalin kerjasama kelembagaan dengan Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) (26/04/2019).

Keempat perguruan tinggi swasta tersebut adalah, STIE Prima Graha Serang, STKIP Pelita Pratama, STIKOM Al Khairiyah dan Universitas Banten Jaya (Unbaja).

Sementara dalam sambutannya, Achmad Rozi El Eroy selaku Ketua IDRI Banten mengatakan, bahwa kerjasama kelembagaan antar PTS di wilayah L2Dikti wilayah 4.

“Ini merupakan bagian dari komitmen IDRI Banten untuk membantu dan memfasilitasi PTS yang ada di Banten untuk bisa maju dan berkembang sesuai dengan Visi dan Misi masing-masing Perguruan Tinggi,”ungkapnya.

Lebih lanjut Rozi mengatakan bahwa, saat ini perguruan tinggi suka tidak suka harus bersinergi dan berkolaborasi dengan pergurian tinggi lain dalam mewujudkan misi tri darma perguruan tingginya.

“Rangkaian kerjasama kelembagaan dengan STT Bandung adalah salah satu ikhtiar yang sangat strategis, dimana masing-masing Perguruan tinggi dapat saling tukar menukar pengalaman dan kelebihannya masing-masing untuk di kembangkan di Perguruan tinggi asal,”jelasnya.

Selain itu Darmono Moedjari selaku Wakil Ketua STIKOM Al Khairiyah Cilegon mengatakan, kerjasama yang dibangun antara PTS Banten dg STTB merupakan langkah konkret dalam menghadapi tantangan tuntutan peningkatan kualitas perguruan tinggi di Indonesia.

“Sebagaimana yang akan diterapkannya instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi versi ke 3, atau dikenal dg APT 3.0 yang diterbitkan oleh BAN PT,”kata darmono.

Lebih lanjut Darmono mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Peran IDRI Banten dalam memfasilitasi Kerjasama PTS Banten dengan STTB.

“Sehingga hal ini membuktikan kontribusi nyata IDRI Banten dalam peningkatan kualitas PT di Banten.” pungkasnya.

Sementara Puput Puspitorini selaku Ketua STKIP Pelita Pratama juga mengatakan berterimakasih kepada STTBandung yang telah bersedia menerima kerjasama kelembagaan dengan kampusnya, yang nota bene berfokus di Program studi sosial, bukan prodi teknik.

“Kerjasama ini diharapkan dapat saling membantu dari sisi penguatan aspek teknologi informasi, penguatan penjaminan mutu, dan inkubator bisnis yang akan dikembangkan di STKIP Pelita Pratama,”katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Edi Muhammad Abduh sebagai perwakilan dari Universitas Banten Jaya (Unbaja) bahwa kerjasama ini diharapkan dapat saling melengkapi apa yang menjadi kekurangan dari masing-masing Perguruan tinggi.

“Dan kedepan dapat saling bersinergi dalam program kerjasama yg lebih kongkrit,”ucapnya.

Muchammad Naseer sebagai ketua STT Bandung dalam sambutan pembuka menyampaikan ucapan terimakasih kepada Perguruan tinggi di Banten yang bersedia bekerjasama dengan STT Bandung.

“Kerjasama ini diharapkan dapat saling memotivasi perguruan tinggi untuk berkembang dan menata diri menjadi perguruan tinggi yg unggul,”ucapnya.

Lebih lanjut Naseer mengungkapkan bahwa penandatanganan MOU ini bukan hanya seremonial belaka, tapi bisa ditindaklanjuti pada tataran yg lebih operasional.

“Sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh Perguruan Tinggi,”tendasnya. (Rls/Red)