Ketua DPRD Apresiasi Revitalisasi Monumen Geger Cilegon, Dorong Edukasi Sejarah
HARIANBANTEN.CO.ID – Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khoirul Ichwan mengapresiasi peresmian Monumen Geger Cilegon yang rampung direvitalisasi pada tahap pertama.
Menurutnya, kehadiran kembali monumen bersejarah itu tidak hanya menjadi penanda visual perjuangan rakyat, tetapi juga sarana edukasi sejarah bagi masyarakat, terutama generasi muda.
“Pertama, kami dari DPRD Kota Cilegon mengucapkan selamat atas peresmian Monumen Geger Cilegon ini. Kami juga mengapresiasi pemerintah kota yang berkolaborasi dengan BJB Kota Cilegon dan Kodim 0623/Cilegon untuk merealisasikan monumen yang sangat bersejarah bagi masyarakat Cilegon,” ujar Rizki.
Ia menegaskan bahwa monumen tersebut tidak berhenti pada sisi simbolik semata. Lebih dari itu, revitalisasi dianggap sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali nilai perjuangan rakyat Cilegon pada masa lampau.
“Ini bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai makna perjuangan yang bisa diteladani seluruh masyarakat Cilegon, terutama generasi muda agar tidak lupa sejarah perjuangan masyarakat Cilegon,” ucapnya.
Nilai Perjuangan untuk Masa Kini
Rizki merujuk pada pesan Wali Kota Cilegon Robinsar soal sejarah perlawanan terhadap kezaliman dan penjajahan. Ia berharap revitalisasi monumen ini mampu menghadirkan relevansi nilai perjuangan dalam kehidupan masyarakat saat ini.
“Semoga ini bisa diaktualisasikan bukan hanya untuk berjuang melawan penjajah, tetapi juga bagaimana kita berjuang di bidang masing-masing sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.
Sarana Edukasi Sejarah Lokal
Ketua DPRD menilai monumen ini memiliki fungsi strategis sebagai ruang belajar sejarah daerah. Ia mendorong masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda, untuk datang dan mempelajari perjalanan perjuangan Geger Cilegon.
“Monumen ini selain menjaga ingatan sejarah, juga menjadi sarana edukasi. Supaya generasi muda mengetahui bahwa di Kota Cilegon ini ada sejarah besar yang pernah terjadi dan semoga semangatnya bisa kita bawa bersama,” katanya.
Rizki bahkan mengajak warga untuk mengunjungi monumen dan membaca kronologi sejarah yang terpampang jelas di area tersebut.
“Silakan datang melihat Monumen Geger Cilegon dan membaca sejarah-sejarah yang ada di sini. Secara kronologis risalah perjuangannya ditampilkan dengan jelas, berurutan dari bab ke bab, sehingga bisa diamati dan dipahami,” tuturnya.
Menghidupkan Memori Kolektif Kota
Revitalisasi Monumen Geger Cilegon menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cilegon menguatkan identitas sejarah daerah dan menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap jejak perjuangan leluhur. Monumen ini diharapkan tidak hanya menjadi destinasi bersejarah, tetapi juga ruang publik yang edukatif dan inspiratif. (Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.