PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang masih menunggu hasil SWAB Test yang dilakukan kepada 22 orang petugas PPS (Panitia Pemungutan Suara), yang dinyatakan Reaktif saat menjalani Rapid Test Covid-19.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, KPU Kabupaten Pandeglang, Ahmadi mengungkapkan, walaupun telah dilakukan uji SWAB, pihaknya tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan Dinas Kesehatan. Petugas yang dinyatakan Reaktif diminta untuk isolasi mandiri selama 14 hari.

“Kami sedang menunggu hasil SWAB dari 22 anggota PPS yang dinyatakan Reaktif Rapid Test kemarin, namun untuk ke 22 orang tersebut, kami sarankan isolasi mandiri di rumah,” katanya, Kamis (2/7/2020).

Ahmadi mengatakan, Test SWAB tersebut sudah dilakukan oleh Tim Gugus Tugas kepada anggota PPS sehari setelah dinyatakan Reaktif Rapid Test.

“Test SWAB sendiri sudah dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Kabupaten Pandeglang, sehari setelah anggota kami dinyakatan Reaktif,” katanya.

Untuk diketahui, KPU Kabupaten Pandeglang menggelar Rapid Test massal untuk 2.358 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

Hasilnya, sebanyak 22 dari 2.359 petugas yang di Rapid Test dinyatakan Reaktif. Ke 22 PPS itu tersebar di 17 Kecamatan yang berada di Kabupaten Pandeglang. Sambil menunggu hasil SWAB yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas serta dibebas tugaskan dari kegiatan Verifikasi Faktual (Verfak).

“Meski hasil Tes SWAB mereka nantinya Positif, KPU Kabupaten Pandeglang tidak akan memberhentikan para petugas ini. Hal itu sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh KPU RI No 20, surat edaran KPU RI No 481, dan di PKPU, itu tidak boleh diberhentikan, karena sakit itu adalah sesuatu yang tidak disengaja,” ujarnya.

Verfak data dukungan pasangan bakal calon perseorangan Pilkada 2020, tetap berjalan sesuai jadwal. Dimulai dari tanggal 28 Juni sampai 11 Juli 2020.

“Alhamdulillah selama 5 hari melakukan Verifikasi Faktual, kami tidak mempunyai kendala. Progres kita sampai saat ini sudah mencapai hampir 70 persen, dan mudah-mudahan target 14 hari ini selesai,” tuturnya.

Sementara itu, Jubir Covid-19 Dinkes Pandeglang, Ahmad Sulaeman mengatakan, sampai hari ini dari gugus tugas telah melakukan sebanyak 72 pengambilan spesimen swab, pemeriksaan swab dilakukan terhadap petugas KPU yg dinyatakan reaktif dan juga terhadap beberapa anggota keluarganya.

“72 orang yang diperiksa ini berasal dari bebagai kecamatan. Selama hasil swab belum ada, dilakukan isolasi mandiri terhadap yg bersangkutan. Antara lain cadasari. Cibaliung. Cigelis. Cikeusik. Kadu hejo. Labuan. Mandalawangi. Munjul. Pegadungan. Pan imbang. Patia. Saketi. Sobang. Hari ini juga dilakukan pengiriman spesimen tsb ke Balitbangkes Jakarta,” katanya. (De/red)