Penderita Diabetes Tipe 2 Wajib Tahu! Ini Makanan yang Aman dan yang Harus Dihindari
HARIANBANTEN.CO.ID – Gaya hidup modern yang tidak sehat jadi pemicu utama meningkatnya kasus diabetes melitus tipe 2, bahkan kini mulai menyerang usia muda. Dalam program Hidup Sehat di TV One, dr. Feni Nugraha, Sp.GK, spesialis gizi klinis, menjelaskan pentingnya pola makan seimbang untuk pengidap diabetes tipe 2.
“Dulu diabetes tipe 2 banyak menyerang usia 40 tahun ke atas. Tapi sekarang, kasusnya sudah mulai muncul pada usia 18 tahun ke atas,” kata dr. Feni, Dikutip, Sabtu (24/5/2025).
Kenali Makanan yang Aman untuk Penderita Diabetes
Menurut dr. Feni, sarapan tinggi protein dan serat sangat dianjurkan. “Fakta, makanan tinggi protein dan serat bisa bantu stabilkan gula darah,” jelasnya.
Sumber protein yang disarankan antara lain:
- Telur rebus
- Ayam tanpa kulit
- Ikan kukus atau panggang
- Tahu dan tempe, tanpa digoreng
Sedangkan serat bisa diperoleh dari:
- Sayuran segar
- Buah yang belum terlalu matang (contoh: pisang kuning, bukan pisang hitam)
- Kacang-kacangan seperti almond, kacang hijau, dan kedelai
“Buah yang terlalu matang memiliki kadar glukosa tinggi, yang bisa menaikkan gula darah karena butuh insulin untuk diserap tubuh,” lanjut dr. Feni.
Beras Merah Lebih Aman Dibanding Beras Putih
Soal karbohidrat, nasi putih bukanlah pilihan utama. “Lebih baik nasi merah, cokelat, atau hitam. Itu semua termasuk karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah,” ujar dr. Feni.
Menariknya, nasi berwarna juga mengandung antioksidan tinggi yang baik untuk menurunkan peradangan dalam tubuh, sesuatu yang umum pada penderita diabetes.
Atur Jadwal Makan, Jangan Lewatkan!
Jadwal makan juga tidak boleh asal-asalan. dr. Feni menyarankan pola makan tiga kali makan utama dan dua kali selingan:
- Sarapan: pukul 07.00 – 09.00
- Selingan pagi: pukul 10.00 – 11.00
- Makan siang: pukul 12.00 – 13.00
- Selingan sore: pukul 15.00 – 17.00
- Makan malam: 18.00 – 19.00
“Kalau jadwal makan tidak teratur, bisa bikin gula darah naik-turun drastis. Itu berbahaya, apalagi kalau sedang minum obat atau insulin,” ungkapnya.
Bolehkah saya makan Nasi Padang? Ini kata dokternya
Menariknya, saat ditanya apakah boleh makan nasi Padang, dr. Feni menjawab, “Boleh, asal tidak digoreng, tidak bersantan, dan porsinya terkontrol.” tutupnya.
Penulis: Red | Harianbanten.co.id



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.