PANDEGLANG – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pandeglang, menyantuni korban kebakaran di Kampung Kadu Galing RT/RW 01/02 Kecamatan Menes, Rabu (28/10/2020).

Pemberian santunan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa terhadap korban sekaligus memperingati hari sumpah pemuda, dana yang diberikan tersebut merupakan hasil dari penggalangan mahasiswa di beberapa titik.

Sekretaris Komisariat Staibana GMNI, Rani Mengatakan, santunan tersebut merupakan bakti mahasiswa untuk korban kebakaran, hal itu merupakan ajaran dan titah dari founding father negeri yakni Bung Karno.

“Hasil daripada baksos yang dilakukan oleh Komisaris GMNI Staibabujah, adalah bentuk kongkrit dalam mengimplementasikan ajaran bung Karno gotong royong, muda mudahan keluarga ibu Yati korban kebakaran bisa tabah, semoga bantuan dari kami ini yang tidak seberapa bisa bermanfaat,” ucapnya.

Hal hampir senada disampaikan, Ketua DPC GMNI Pandeglang, TB. Muhammad Afandi menuturkan, dirinya mengajak kepada semua elemen untuk saling bahu membahu atau membantu sesama. Sehingga pihaknya beritikad untuk melakukan bakti sosial tersebut dengan turun ke jalan melakukan penggalangan dana.

“Tujuan Baksos dilampu merah Pandeglang Hasilnya akan disalurkan kepada saudara kita korban Kebakaran tersebut, kami juga mengucapkan terima kasih kepada pengguna roda empat atau dua sudah mendidihkan uang nya untuk membantu Sodara kira,” tuturnya.

Sementara itu, Penerima bantuan, Ny. Sofiah mengatakan, dirinya menyampaikan ucapan rasa terimakasih kepada mahasiswa, sebab dengan adanya bantuan tersebut dirinya merasa sedikit teringankan bebannya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada GMNI Pandeglang, karena bagi saya bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat sekali, bahkan bisa sedikit meringankan beban keluarga dan bisa sedikit membantu memenuhi kebutuhan,” katanya. (De/red)