Sebanyak 450 Mahasiswa Faletehan Ikuti Latihan Kepemimpinan
SERANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Faletehan sukses menggelar Latihan kepemimpinan mahasiswa Mahasiswa Baru yang di ikuti sekitar 450 Mahasiswa.
Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Membina jiwa kepeminpinan dalam mengembangkan sikap kritis, berani dan beretika menuju generasi sinergis’ Sabtu (19/10/2019) di Baduy Outbond, Kabupaten Serang.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja tahunan badan eksekutif mahasiswa universitas faletehan yang bertujuan sebagai alur kaderisasi
Ketua BEM Universitas Faletehan Wily Hadiansyah mengatakan latihan kepemimpinan kali ini (LKM) merupakan yang pertama sejak Stikes Faletehan di kukuhkan menjadi universitas faletehan pertanggal 09 Agustus 2019.
“Harapan saya pada kegiatan ini di hasilkan pemimpin-pemimpin yang nantinya dapat bertanggung jawab baik di organisasi intra kampus maupun extra kampus dan berbakti bagi masyarakat, nusa dan bangsa. Sesuai dengan tema yang di angkat ‘Membina jiwa kepemimpinan dalam mengembangkan sikap kritis, berani dan beretika menuju generasi sinergi,”ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut diundang beberapa pemateri, salah satunya Ketua DPW Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Banten, Muhamad Syamsul Hidayat.
Muhamad Syamsul dalam pemaparan materinya mengatakan Nilai dasar Mahasiswa, pentingnya prestasi mahasiswa dalam ruang lingkup kampus dan berperan dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Mahasiswa harus memiliki prestasi akademik yang bagus dan menjadi pemimpin organisasi dalam lingkup kampus, selain itu mahasiswa harus hadir dan berkontribusi aktif dalam kehidupan masyarakat, serta bertanggungjawab dalam menjaga keutuhan bangsa,” jelasnya Ketua DPW Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Banten, Muhamad Syamsul.
Selain itu Ketua panitia LKM, madhafif menambahkan, pentingnya mahasiswa baru mengetahui tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang mahasiswa dalam mengambil sikap kritis terhadap polarisasi yang terjadi di masyarakat seperti sekarang dan tidak didominasi apatisme.
“Karena sesungguhnya manusia adalah arus yang tercemar, seseorang harus menjadi seperti laut, untuk menerima arus tercemar tanpa menjadi kotor,” terangnya.
Sementara itu salah satu peserta Alvan berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membangun motivasi untuk aktif berorganisasi serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan sebagai bekal untuk memasuki lingkungan hidup yang lebih besar dikemudian hari.
Salah satu peserta lainnya syahril mengatakan sangat senang mengikuti kegiatan LKM ini dan mendoakan untuk kelancaran acara ini dan berharap semoga acara seperti ini di lakukan lagi di tahun-tahun berikutnya. (Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.