SERANG – PT Krakatau Industrial Estate Cilegon atau lebih dikenal dengan sebutan PT KIEC dan PT Krakatau Tirta Industri atau KTI yang merupakan anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, melaksanakan Corporate  Social Responsibility atau CSR berupa renovasi rumah kebakaran dan bakti sosial disekitar lingkungan renovasi rumah di Kampung Kamurang Desa Grogol Indah Kecamatan Anyar Serang-Banten.

Kegiatan CSR diikuti oleh Direktur Utama PT KIEC, Priyo Budianto selaku Direktur Utama dan Direktur Pengembangan Usaha PT KIEC, Akmaludin, Plt. Manager Corporate Secretary PT KIEC Saeful Rochman, para General Manager, Manager, Karyawan PT KIEC, Tim CSR PT KTI, Sekmat Anyar, Erwin Saefulloh dan Tokoh Masyarakat Grogol Indah Ustadz Sutara dan Suhandi.

Direktur Utama PT KIEC, Priyo Budianto mengatakan bahwa, pada awalnya pihaknya menerima surat permohonan dari masyarakat bahwa rumahnya habis terbakar. Lalu diprogramkan oleh KIEC dan KTI untuk dilakukan pembangunan sesuai dengan layak. “Nilainya saya kurang hapal, tapi kita melakukan bedah rumah yang kebakar ini sesuai dengan layak fungsi lagi,” kata Priyo, Jumat (18/10/2019).

Tentunya KIEC juga, akan merespon apa-apa yang menjadi keluhan masyarakat sekitarnya. “Kita dikasih program dan anggaran perusahaan. Intinya kita semakimal mungkin dan seoptimal mungkin bisa memberikan multifungsi kepada masyarakat,” tuturnya.

Sedangkan untuk program lainnya, kata dia, ada program jangka panjang seperti bantuan hari raya idul adha, musibah dan bencana diisi CSR. Tapi yang pemerintah dalam hal menyerap tenaga lokal bisa masuk dalam industri.

“Latihan kerja, menyerap kebutuhan industri berapa, mungkin itu menjembatani antara SDM dengan lokal, itu akan memberikan solusi terbaik,” katanya.

Sementara itu, Sekmat Anyar, Erwin Saefulloh mengatakan, pada prinsifnya pihaknya mengapresiasi dan mendukung kegiatan seperti ini dan berharap tidak berhenti sampai disini.

“Ada program-program lain, tidak mesti bantuan fisik karena kita juga harus menangkap perkembangan di masyarakat. Semoga saja melalui bedah rumah ini membuka kunci untuk program CSR lain ke wilayah Kecamatan Anyer,” ujarnya.

Ia juga berharap, untuk tahun depan bantuan dari CSR ini lebih kepada pemberdayaan. Soalnya, lanjut dia, dana desa suatu saat akan berhenti.

“Kalau kita terus-terusan berharap ke program ke fisik tanpa dibarengi dengan pemberdayaan ke masyarakat, selama lima tahun kita lakukan tidak jalan,” harapnya.

Diketahui, acara diawali dengan sambutan Pengawas Renovasi Muhammad Yusup kemudian dilanjut dengan sambutan Sekmat Anyer, Erwin Saefulloh setelah itu dilanjut dengan sambutan Direktur Utama PT KIEC Priyo Budianto kemudian penyerahan kunci secara simbolis dan penandatangan prasasti kemudian ditutup dengan do’a dan terakhir kerja bakti bersih-bersih disekitar lokasi renovasi rumah kebakaran.

Yang terkena musibah rumah kebakaan adalah rumah milik Ibu Fatiah berumur 50 tahun yang beralamat di Kampung Kamurang Rt.002 Rw. 002 Desa Grogol Indah Kecamatan Anyar. Musibah terjadi pada hari Minggu tanggal 03 Maret 2019 pada pukul 08.30 WIB karena faktor arus pendek listrik sehingga rumah terbakar habis dan tidak layak huni. (Red)