STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama Laksanakan Kegiatan ‘Bombastis’
SERANG – Sebanyak 115 mahasiswa baru mengikuti acara Bimbingan Orientasi Mahasiswa Baru Terstruktur dan Strategis (Bombastis) dengan mengusung tema ‘Mewujudkan mahasiswa yang Kreatif, inovatif dan Berjiwa Entrpreneur dalam menghadapi Revolusi industri 4.0’
Kegiatan tersebut berlangsung Bertempat di Lembah Hijau Bandulu Anyer. Minggu (8/9/2019).
Hadir dalam kegiatan Bombastis para pejabat dilingkungan STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama, para pejabat dari unsur Yayasan dan segenap civitas akademika lainnya.
Kegiatan Bombastis merupakan acara Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PK2MB) yang di berikan kepada mahasiswa baru agar mereka mengetahui tentang dunia kehidupan kampus.
Disamping itu, Bombastis juga dirangkai dengan kegiatan Out Bond bagi mahasiswa baru sebagai sarana untuk membangun motivasi mahasiswa baru dalam memasuki dunia kampus.
Acara Bombastis dibuka oleh Pembina Yayasan Insan Pelita Pratama Indonesia (YIPPI) Wahid Sumardjo.
Dalam sambutannya Pembina YIPPI Wahid Sumardjo mengatakan bahwa pihak Yayasan mengupayakan STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama berubah bentuk menjadi perguruan tinggi yang berbentuk Universitas.
“Kegiatan Bombastis ini menjdj awal yg baik untuk membangun tradisi baru kebersamaan antara STIE dan STKIP sampai terbentuknya Universitas,” ungkapnya.
Sementra itu Ketua Panitia Bombastis Ma’sum, S.Kom, MTI menyampaikan kepada mahasiswa baru agar dapat merubah mindset baru yang lebih baik lagi. “Agar dalam menjalani status sebagai Mahasiswa dapat meraih masa depan yang gemilang,” ujarnya.
Selain itu Wakil Ketua Bidang Akademik Sukemi, M.Pd mengharapkan agar mahasiswa baru memanfaatkan kesempatan Bombastis ini dengan sebaik-baiknya, agar kelak mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan lancar sehingga harapan menjadi mahasiswa yang unggul dapat dicapai.
Dalam kesempatan yang lain, Suhendri, S.Kom, MM selaku ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIE Prima Graha menuturkan bahwa menjadi mahasiswa di sebuah Perguruan tinggi adalah kesempatan yang langka yang tidak setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama.
“Oleh karena itu, saya berharap agar mahasiswa baru STIE Prima Graha dan STKIP Pelita Pratama dapat memanfaafkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan mampu untuk belajar menetapkan standar keunggulan yang diinginkan,” harapnya.
“Dalam konteks globalisasi, hanya SDM unggul dan kompetenlah yang akan survive, khususnya memasuki era revolusi industri 4.0,” katanya. (red).



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.