CILEGON – Publik dunia maya di hebohkan dengan beredarnya poster bergambar salah satu Calon Wali Kota Cilegon Ratu Ati Marliati
di Grup Facebook BURSA CALON WALIKOTA CILEGON 2020.

Pasalnya dalam poster yang di posting oleh akun Banten Proxy tersebut dinilai tidak sesuai dan terkesan menjatuhkan Ratu Ati Marliati.

Dalam poster tersebut selain gambar Ratu Ati, terdapat kutipan ayat yang di plesetkan seolah-olah poster tersebut buatan tim kreatif Ratu Ati Marliati dengan tulisan ‘Ati Ullaha Ati Urrasul Ati Ulilamri Minkum’.

Selain poster, akun Banten Proxy yang belum diketahui asal-usulnya itu juga membuat narasi sesat yang menyudutkan.

Ini mah kebablasan. Isi ayatnya seperti ini. *Atiullaha wa’atiurrasul waulilamriminkum*
(Taatlah kpd Allah, taatlah kpd Rasulullah dan taatlah kepada para pemimpin kalian). Tapi oleh Tim kreatif Ati ayatnya direkayasa.
Hanya utk mengulang-ngulang nama Bu Ati. Penodaan Agama,” tulis akun tersebut.

Saat di konfirmasi, Ratu Ati Marliati menegaskan bahwa isi yang terkandung di dalam poster yang dibuat akun buzzer Banten Proxy tidaklah benar.

Pihaknya mengaku tidak pernah membuat poster seperti itu yang jelas-jelas sesat.

“Sebenernya ibu kaget, poster itu tiba-tiba ada. Karena ibu sebagai kandidat walikota tidak pernah juga memerintahkan tim kreatif untuk menyampaikan hal-hal yang tentunya tidak pantas dalam etika politik. Dan allhamdulillah setelah di cek tim kreatif tidak ada yang membuat poster seperti itu,” ungkapnya, Rabu (18/6/2020) di posko RAM.

Dirinya menambahkan, sebagai orang berpendidikan dan paham agama, tidak mungkin jika pihaknya membuat poster yang dinilai konyol dan justru hanya akan merugikan diri sendiri.

Untuk itu, pihaknya akan segera mencari tahu siapa dalang dibalik pembuatan poster yang mengatasnamakan tim kreatif Ratu Ati.

“Ibu tidak menyangka itu, tetapi kita akan telusuri siapa yang membuat poster tersebut. Kita berharap siapa pun tidak boleh membuat hal semacam itu. Apa lagi dalam kancah perpolitikan hari ini misalnya, tidak di benarkan melakukan hal-hal (semacam itu), apa lagi di bawahnya itu mengatasnamakan tim kreatif ibu Ati. Dan kita sudah cek tidak ada semua dan ibu tidak pernah memerintahkan tim kreatif untuk membuat poster-poster yang tidak pantas,” kata Ati.

Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada kandidat yang lain, agar tidak menggunakan cara yang tidak baik dalam berpolitik.

“Kalo seperti itukan membuat keresahan kepada masyarakat, terutama pihak ibu merasa dirugikan. Karena kita orang islam, kita tau lah menempatkan ayat itu di mana. Kenapa tiba-tiba muncul hal seperti ini tentu ini merugikan buat ibu secara pribadi,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Rizki Khairul Ikhwan Korlap Relawan RAM menambahkan, jika tidak ada itikad baik dari pemilik akun Banten Proxy, tim Relawan akan melaporkan akun tersebut kepada pihak berwajib.

“Kalau tidak ada itikad baik dari pihak bersangkutan, tim relawan akan melaporkan ke pihak kepolisian dalam waktu dekat. Kami dari tim relawan menunggu itikad baiknya 2x 24 jam untuk memberikan klarifikasi kepada kami,” pungkasnya. (Let/Red)