Warga Kecewa, Bantuan Modal UMKM dari Kartu KCS Ternyata Bersifat Pinjaman
CILEGON – Program Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) yang menjadi program unggulan Helldy-Sanuji nampaknya membuat penerima kartu tersebut gundah gulana.
Pasalnya, Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta usai acara capaian 100 hari kinerja Helldy-Sanuji menyatakan, bantuan modal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bersifat pinjaman dengan bunga 0 persen.
Bambang Hartoyo, warga Lingkungan Ciwaduk Gede, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon yang menerima KCS merasa kaget dan kecewa dengan informasi tersebut.
Menurutnya, ketika ia menerima kartu tersebut dari tim sukses Helldy-Sanuji saat pilkada tahun 2020, ia tidak diberitahu mengenai fakta bantuan tersebut adalah pinjaman.
“Waktu itu hanya dijelaskan ini Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) yang dalam pemikiran saya untuk kesejahteraan masyarakat Cilegon, tidak ada bicara pinjaman, kirain ini cuma-cuma,” kata Hartoyo, Kamis (10/6/2021).
Hartoyo menyampaikan seharusnya sejak awal dijelaskan kalau bantuan tersebut bersifat pinjaman.
“Kalau itu pinjaman mungkin untuk orang-orang susah gak bakal berani lah, ngapain. Taunya masyarakat ini dibantu yang gak sejahtera supaya sejahtera,” paparnya.
Selain itu, Hartoyo juga merasa kaget dengan informasi bahwa bantuan UMKM yang ada di KCS tersebut tidak dalam bentuk tunai.
“Waktu itu hanya dijelaskan 25 juta bertahap. Kami berpikir sekarang musim pandemi ini kan ada bantuan dari pemerintah pusat, yang kami kira sama seperti itu dalam bentuk tunai,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan sangat berharap dengan bantuan tersebut dan menunggu kelanjutannya. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan janji itu dan memberitahu bagaimana cara mencairkannya.
“Kalau emang pinjaman yaudah buktikan, realisasikan, kami juga bingung gimana cara nyairinnya, gak ada kabar. Kalau gitu mah KCS itu artinya Kartu Cilegon Sama Saja, sama-sama sengsara. Mending gak usah janji, masyarakat gak butuh janji, butuhnya bukti,” ungkapnya seraya tertawa geli.
Hal senada juga disampaikan oleh Evi, warga Lingkungan Baru, Kelurahan Jombang Wetan. Ia mengaku baru mengetahui informasi tersebut.
“Baru tahu ini dari om nya. Karena paham saya ya cuma-cuma. Kebetulan saya pilihnya UMKM, katanya kan dapet bantuan nih setahun 5 juta,” akunya.
Ia juga sempat menanyakan kelanjutan manfaat KCS yang diberikan oleh tim sukses Helldy-Sanuji. Akan tetapi, ia disuruh menunggu saja tanpa ada arahan sehingga merasa kebingungan.
“Katanya ini kan baru beberapa bulan. Dibilang nunggu ya nungguin sih kan udah jadi, cuma kata timsesnya gtu yaudah ngikutin aja,” ucap Evi.
Berbeda dengan Masrohah, warga Lingkungan Citangkil, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil. Ia mengaku hanya bisa pasrah dengan informasi mengenai bantuan yang berasal dari KCS tersebut.
“Saya juga belum tau terdaftar atau enggaknya, udah dikasih tau suruh nge-klik linknya. Yaudah ah biarin aja walaupun saya menunggu dan berharap. Kalau misalkan yang diharapkan terwujud ya syukur kalau enggak ya yaudah lah. Namanya itu mah milik-milikan. Udah gitu aja saya mah,” pungkasnya. (Let/Red)



3 Komentar
Aslmkm.u info KCS u saat ini alhmdulillah blm ada konfirmasi dr timses.mudah2an bpak walikota qt tidak lupa dengan sambutan waktu tu amin..amin ya robbal alamin
Coba di jelaskan dgn sebenar – benarnya melalui pers yg resmi tentang kebenaran dari 3 program yg tertera di KCS , Krn ini janji yg sudah di keluarkan dan masyarakat ingin kebenaran janji yg SDH di Kampanyekan oleh walikota dan wakil walikota dan beserta team suksesnya yg telah membagikan kartu tersebut , biar masyarakat menilai ,siapa yg ingkar janji
Pengajuan pinjaman