HARIANBANTEN.CO.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang akan melakukan uji coba aktivasi sirine peringatan dini tsunami di wilayah SMP 09 Cilegon, Kelurahan Gunungsugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, pada Sabtu (26/7/2025).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem peringatan dini yang terpasang berfungsi optimal sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam.

Dalam surat pemberitahuan resmi yang ditujukan kepada Kepala BPBD Kota Cilegon, BMKG menyampaikan bahwa uji coba akan dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Warga sekitar lokasi diimbau agar tidak panik dan tidak salah mengartikan bunyi sirine yang akan dibunyikan dalam uji coba tersebut.

“Tujuan dari uji coba ini adalah untuk memastikan seluruh komponen sirine peringatan dini berfungsi dengan baik. Kami mohon agar informasi ini dapat disebarluaskan kepada masyarakat untuk menghindari kepanikan dan kesalahpahaman,” tulis Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang, Margiono, dalam suratnya yang ditandatangani secara elektronik. Jum’at (25/7/2025)

BMKG juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan koordinasi dari berbagai pihak, termasuk BPBD dan pemerintah setempat, demi kelancaran pelaksanaan kegiatan ini.

Sebagai informasi, sirine peringatan dini tsunami merupakan bagian dari sistem nasional yang bertujuan memberikan peringatan cepat kepada masyarakat pesisir jika terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami. Keberadaan dan kesiapan perangkat ini sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa di tengah kondisi darurat.

Penulis: Red | Harianbanten.co.id