Rumah Peradaban Banten, Istigosah Kebangsaan, Mendoakan Indonesia Dari Desa
CILEGON – Rumah Peradaban Banten (RPB) menutup kegiatannya dengan mengadakan istigosah kebangsaan yang bertajuk mendoakan Indonesia dari desa, Rabu (29/5/2019) di markas RPB.
Menurut penuturan Huluful Fahmi Founder RPB, acara tersebut rutin di gelar tahunan sebagai penutup kegiatan menjelang liburan anak sekolah.
RPB, lanjut Fahmi, merupakan yayasan sosial yang bergerak di bidang pengembangan SDM lokal dengan aktifitas rutin memberikan pengajaran bahasa inggris gratis di desa-desa.
“Ini merupakan puncak rangkaian acara yang kita gelar, kebetulan bertepan dengan bulan ramadhan dan menjelang Idulfitri”, ujarnya.

Lebih lanjut fahmi menjelaskan, rangkaian acara tersebut, sudah berjalan sejak tiga minggu yang lalu.
“Minggu pertama kita isi dengan pesantren kilat di awal puasa. Kemudian minggu kedua, RPB mengadakan ujian test sebagai bentuk akhir menutup semester, minggu ketiga kita ada prosesi pembagian peringkat kelas dengan memberikan hadiah bagi yang berprestasi yang masuk tiga besar. Dalam prosesi itu juga ada melibatkan kerjasama dengan pihak lain sebagai pengisi acara. Kita ada mendongeng yang di isi oleh Kak Cholis dan Kak Wanda dari Sanggar Wuni. Dan sebagai penutup kegiatan, sore ini kita mengadakan santunan anak yatim dan istigosah bersama meminta tolong kepada Allah Swt, agar kita terus diberikan kekuatan dalam menjalankan setiap aktifitas,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini banyak dihadiri oleh masyarakat sekitar yang turut mendoakan indonesia dari desa.
Ratusan masyarakat yang terlihat hadir.
Dalam menjalankan setiap kegiatannya RPB juga menggandeng Karang Taruna Kelurahan Samang Raya, serta melibatkan unsur industri sekitar, yakni PT. Krakatau Posco, sebagai mitra RPB. (Sep/Red)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.